Atasi Akses Rusak, Pemkab Bekasi Alokasikan Rp484 Juta Perbaiki Jembatan CBL
📅 Kamis, 17 Sep 2026, 20:24 WIB | Oleh: AlfredKABUPATEN BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai membenahi infrastruktur Jembatan Cikarang Bekasi Laut (CBL) di perbatasan Kecamatan Cikarang Barat dan Cibitung menggunakan teknologi cor fast track, sebagai upaya meningkatkan kenyamanan pengendara setelah mengalami kerusakan pada struktur akses penghubung maupun pagar pembatas hingga menimbulkan kekhawatiran warga.
Keberadaan jembatan sepanjang 21 meter dan lebar 7 meter di depan area Bendung Sungai Hilir (BSH) kilometer nol itu penting untuk menunjang mobilitas warga karena merupakan akses utama penghubung Desa Kalijaya Kecamatan Cikarang Barat dengan Desa Sukajaya Kecamatan Cibitung.
"Selain memperbaiki jembatan, pekerjaan ini juga mencakup perbaikan akses jalan pendekat atau oprit jembatan menggunakan teknologi cor fast track," kata Ketua Tim Pembangunan Jembatan pada Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi, Amin di Cikarang, Kamis (17/9).
Ia mengatakan penggunaan teknologi tersebut memungkinkan beton lebih cepat mengering sehingga jalan dapat kembali dilalui kendaraan tanpa harus menunggu proses pengeringan beton konvensional yakni hingga 28 hari.
"Kalau cor standar butuh 28 hari atau empat minggu, sekarang bisa disingkat satu minggu, bahkan paling cepat tiga hari sudah bisa dilalui," ujarnya.
Dia menyebut pekerjaan perbaikan jalan dan pembetonan ulang oprit saat ini sudah berhasil dituntaskan sehingga dapat dilanjutkan dengan fokus pada pemasangan railing atau besi pembatas baru yang sesuai standar keselamatan.
Setelah itu, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pengaspalan, pembuatan lonengan serta pengecatan. Seluruh tahapan tersebut ditargetkan rampung dalam dua minggu ke depan.
"Pekerjaan dipercepat dari kontrak yang sudah disepakati karena permintaan warga juga. Target kami bisa selesai seluruhnya pada pertengahan November 2026. Anggaran bersumber dari APBD Kabupaten Bekasi senilai Rp484,3 juta," katanya.
Sementara warga Perumahan Puri Lestari di Desa Sukajaya Eka Saputra (45) mengaku bersyukur atas pekerjaan perbaikan yang selama ini dikeluhkan masyarakat sebab berpotensi membahayakan keselamatan, terutama pengguna jalan yang melintasi jembatan tersebut.
"Alhamdulillah Jembatan CBL bisa diperbaiki tahun ini, sebelumnya sangat mengkhawatirkan dengan kondisi besi sebagian sudah hilang dan korosi. Takut membahayakan pengguna jalan yang lewat," ucapnya.
Menurut dia, pembenahan jembatan tersebut berdampak langsung terhadap kenyamanan aktivitas harian masyarakat di kawasan permukiman sekitar, termasuk warga Perumahan Grama Puri dan Puri Lestari.
"Saya berterima kasih karena pemerintah daerah sudah merespons apa yang menjadi harapan masyarakat sejak lama. Dengan perbaikan jembatan ini, mobilitas semakin lancar dan juga mendukung konektivitas warga antar desa bahkan kecamatan," kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!