Pemkot Jayapura Tingkatkan Kompetensi Pramusaji Orang Asli Papua untuk Dukung Pariwisata
📅 Senin, 27 Jul 2026, 16:30 WIB | Oleh: Tim PenulisJayapura - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Pariwisata setempat meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga kerja di sektor pariwisata melalui kegiatan sertifikasi pramusaji bagi masyarakat orang asli Papua (AOP).
Staf Ahli Wali Kota Jayapura Sem Stenly Merauje di Jayapura, Senin (27/7), mengatakan sektor pariwisata salah satu sektor strategis yang memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menjelaskan Kota Jayapura sebagai gerbang pembangunan di tanah Papua memiliki potensi pariwisata yang besar, baik wisata alam, budaya, sejarah maupun bahari.
"Dengan demikian potensi tersebut perlu didukung oleh sumber daya manusia yang profesional, kompeten dan berdaya saing," katanya.
Dalam dunia pariwisata dan industri jasa, katanya, kualitas pelayanan salah satu faktor utama yang menentukan kepuasan wisatawan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Dengan demikian keberadaan pramusaji yang kompeten, ramah, profesional, serta memiliki standar pelayanan yang baik sangat penting dalam mendukung citra positif Kota Jayapura sebagai destinasi wisata unggulan," ujarnya.
Dia menambahkan pelaksanaan sertifikasi tersebut upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang pariwisata.
"Sertifikasi juga menjadi upaya untuk memastikan tenaga kerja memiliki kemampuan yang sesuai dengan standar kompetensi kerja nasional," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia mengatakan sertifikasi bukan hanya pengakuan atas kemampuan, tetapi juga menjadi bekal penting untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja di tengah perkembangan industri pariwisata yang semakin kompetitif.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Jayapura Ebu Netty Kamawa mengatakan sertifikasi pramusaji salah satu langkah strategis untuk memastikan tenaga kerja pariwisata di Kota Jayapura memiliki kompetensi sesuai standar nasional.
"Tenaga kerja yang kompeten akan mampu memberikan pelayanan yang profesional, berkualitas dan berdaya saing, khususnya dalam mendukung perkembangan industri pariwisata serta meningkatkan kualitas pelayanan pada sektor perhotelan dan usaha jasa makanan dan minuman," katanya.
Dia menambahkan pelaksanaan sertifikasi pramusaji ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan industri pariwisata dan peningkatan kualitas pelayanan.
Kegiatan sertifikasi dilaksanakan berlangsung pada 27-29 Juli 2026 dengan jumlah peserta 25 orang berasal dari masyarakat di daerah dengan sebutan "Port Numbay" itu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!