Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bogor dan Bekasi Mulai Kekeringan, Air Bersih Didistribusikan

📅 Kamis, 18 Jun 2026, 01:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bogor dan Bekasi Mulai Kekeringan, Air Bersih Didistribusikan Doc: ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Bogor
Ket. Petugas BPBD Kabupaten Bogor mendistribusikan air bersih di Kampung Ciburial RT 03/RW 03, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

BOGOR – Sejumlah Kawasan di Bogor dan Bekasi mulai mengalami kekeringan. Bantuan air mulai didistribusikan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat mendistribusikan 15.000 liter air bersih kepada warga di tiga kecamatan yang mengalami krisis air bersih akibat kekeringan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani di Cibinong, Rabu, mengatakan bantuan air bersih tersebut disalurkan ke wilayah Citeureup, Nanggung, dan Babakan Madang yang mulai kekeringan. “Penurunan intensitas hujan menyebabkan debit mata air dan sumur warga berkurang sehingga kebutuhan air bersih masyarakat tidak dapat terpenuhi secara optimal,” ujarnya.

BPBD mencatat distribusi pertama dilakukan ke Kampung Tonggoh RT 04/RW 03, Desa Gunung Sari, Kecamatan Citeureup. Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan 125 kepala keluarga (KK) atau 517 jiwa yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

Selanjutnya, distribusi air bersih dilakukan ke Kampung Parakan Muncang RT 03/RW 04, Desa Parakan Muncang, Kecamatan Nanggung. Sebanyak 5.000 liter air disalurkan untuk 60 KK atau 217 jiwa yang terdampak berkurangnya sumber mata air.

BPBD juga mengirimkan 5.000 liter air bersih ke Kampung Ciburial RT 03/RW 03, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang. Bantuan tersebut ditujukan 137 KK atau 443 jiwa yang mengalami krisis air bersih akibat menurunnya debit mata air.

Adam menjelaskan seluruh bantuan air bersih didistribusikan menggunakan armada tangki BPBD dan disalurkan ke penampungan warga agar dapat dimanfaatkan secara merata oleh masyarakat terdampak. Selain mendistribusikan air bersih, petugas BPBD melakukan asesmen lapangan dan berkoordinasi dengan aparatur desa setempat untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi.

BPBD Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan segera melaporkan kepada pemerintah desa atau BPBD apabila mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau. “Dalam kondisi saat ini kami terus memantau wilayah yang berpotensi mengalami krisis air bersih dan akan melakukan distribusi bantuan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Adam.

Berdasarkan data BPBD, total warga yang menerima bantuan air bersih di tiga lokasi tersebut mencapai 322 KK atau 1.177 jiwa. Distribusi dilakukan sebagai langkah tanggap darurat untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat selama musim kemarau berlangsung.

Bekasi

Kekeringan juga terjadi di Bekasi. Untuk itu, Perumda Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mulai menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan. “Sudah menjadi kewajiban kami memberikan pelayanan masyarakat, terlebih dalam kondisi kesulitan akses air bersih karena kekeringan,” jelas Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi, Reza Luthfi Hasan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Muchlis mengatakan sedikitnya 1.650 jiwa dari 641 kepala keluarga di dua desa kesulitan air bersih. Dua wilayah terdampak tersebut yakni Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, dan Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah.

Menurut Muchlis, Desa Ridogalih menjadi wilayah yang terdampak paling parah. Sebanyak 800 jiwa dari 296 kepala keluarga mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat tidak turun hujan selama lebih dari satu bulan.

Kondisi serupa juga terjadi di Desa Nagasari sehingga pasokan air bersih masih dibutuhkan warga setempat. BPBD Kabupaten Bekasi telah menyalurkan 50.000 liter air bersih kepada warga terdampak melalui armada truk tangki dengan pasokan dari kantor cabang Perumda Tirta Bhagasasi terdekat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Sambut HUT ke-24, Apotek K-...

Janice Tjen Bangkit untuk Capai Semifinal Ganda DC Open

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Olahraga
Janice Tjen Bangkit untuk C...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan Dinaikkan Setelah Delapan Tahun tanpa Penyesuaian, Ini Besarannya

Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan Dinaikkan Setelah Delapan Tahun tanpa Penyesuaian, Ini Besarannya

30 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 2
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
# 2
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.