Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Laksanakan Aksi Bulan Keselamatan Transportasi, Ditjen Hubdat Luncurkan Aplikasi SUMBA di Hari Perhubungan Nasional 

📅 Jumat, 18 Sep 2026, 10:15 WIB | Oleh:
Laksanakan Aksi Bulan Keselamatan Transportasi, Ditjen Hubdat Luncurkan Aplikasi SUMBA di Hari Perhubungan Nasional  Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA -  Sejalan dengan pencanangan Bulan Keselamatan Transportasi pada peringatan Hari Perhubungan Nasional 2026 oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan melakukan aksi melalui peluncuran aplikasi e-manifest Surat Muatan Barang atau SUMBA.

"Keselamatan bukanlah sekadar indikator kinerja, melainkan fondasi mutlak dari seluruh ekosistem perhubungan. Kita terus mendorong agar pemenuhan standar operasional fasilitas dan prasarana transportasi tidak lagi bersifat reaktif melainkan preventif dan terkalibrasi secara presisi," ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan selaku Ketua Panitia Pusat Penyelenggara Harhubnas tahun 2026 pada kegiatan Peringatan Harhubnas di Kantor Pusat Kemenhub, Kamis (17/9).

Ia menegaskan melalui pencanangan Bulan Keselamatan Transportasi ini dapat membangun gerakan bersama agar keselamatan tidak hanya menjadi urusan regulator dan operator tetapi menjadi kesadaran kolektif seluruh masyarakat sebagai pengguna jasa transportasi.

Masyarakat memiliki peran yang sangat penting melalui kepatuhan terhadap aturan, kedisiplinan, kewaspadaan, serta kesadaran untuk mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan. Keselamatan adalah tanggung jawab kita semua, sehingga keselamatan tidak hanya menjadi sebuah kewajiban, tetapi benar-benar tumbuh menjadi budaya dalam kehidupan masyarakat.

"Pada hari ini juga bersamaan kami luncurkan e-manifest Surat Muatan Barang. Langkah ini menandai transformasi digital sektor logistik kita. Dengan adanya sistem ini, bukan sekadar digitalisasi dokumen, melainkan upaya strategis untuk mengintegrasikan basis data pengiriman dengan jejaring data internal dan eksternal secara real-time," imbuhnya.

Dirjen Aan menyebut melalui data yang semakin akurat dan terkoneksi, pemerintah akan memiliki landasan yang lebih kuat untuk melakukan pemantauan, pengawasan, evaluasi, serta penyusunan kebijakan angkutan barang di jalan secara lebih tepat sasaran.

"Ke depan, interkoneksi ini diharapkan mampu mendukung penataan pelaku usaha, kendaraan, muatan, dan pola pergerakan angkutan barang, sekaligus mendorong peningkatan kepatuhan terhadap ketentuan keselamatan dan operasional. SUMBA kita harapkan menjadi bagian penting  dalam mewujudkan tata kelola angkutan barang  yang lebih transparan, efisien dan berkelanjutan," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ia juga melaporkan rangkaian kegiatan Hari Perhubungan Nasional tahun 2026 telah dilaksanakan sejak tanggal 10 September 2026. Kegiatannya meliputi Pengabdian Dosen pada Masyarakat, aksi kemanusiaan Donor Darah, Gerakan Bersih-Bersih Lingkungan Kantor dan Tempat Ibadah secara serentak dari kantor pusat hingga di seluruh kantor Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Kemenhub.

Selain itu, Kementerian Perhubungan juga memberikan penghargaan dan apresiasi kepada insan dan mitra transportasi yang berprestasi dan berdedikasi dengan kategori antara lain Insan dan Pejuang Transportasi Berprestasi; Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Nasional; Terminal dan UPPKB Berbasis Green and Smart; serta Mitra Pejuang Transportasi.

"Perayaan Harhubnas bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi sebuah momentum konsolidasi kinerja dan transformasi layanan. Kami mengapresiasi seluruh penerima penghargaan dan seluruh kinerja insan transportasi yang telah mengabdi tanpa lelah. Kami berharap kita semua terus semangat untuk terus memajukan transportasi Indonesia di masa depan," tutup Dirjen Aan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Ekonomi
BPH Migas Kawal Penyaluran ...
Advertisement
Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.