Pemkot Bandung Perketat Pengamanan dan Intensifkan Patroli Gabungan
📅 Jumat, 24 Jul 2026, 15:15 WIB | Oleh: Ilham SudrajatBANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memperkuat penjagaan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui peningkatan patroli gabungan, optimalisasi pengawasan selama 24 jam, hingga penguatan peran masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi yang dipimpin Gubernur Jawa Barat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Bandung Raya.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat, tindak kriminal seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan (begal), hingga tindak kriminal lainnya terjadi merata di wilayah Bandung Raya, termasuk kawasan perbatasan antardaerah.
"Karena masyarakat melihat Bandung Raya sebagai satu kawasan, maka penanganannya juga harus dilakukan secara bersama-sama," ujar Wali Kota Farhan.
Sebagai tindak lanjut, Pemkot Bandung akan memperkuat patroli gabungan bersama aparat kepolisian di sejumlah titik rawan. Selain itu, sistem pengawasan melalui Command Center Kota Bandung juga akan dioptimalkan selama 24 jam.
Sebaiknya Anda baca juga:
Wali Kota Farhan menjelaskan, Kota Bandung memiliki dua command center yang dikelola Dinas Perhubungan dan Dinas Komunikasi dan Informatika.
Fasilitas tersebut akan dilengkapi kembali dengan speaker sehingga petugas dapat memberikan peringatan langsung kepada masyarakat apabila terpantau potensi gangguan keamanan di ruang publik.
"Petugas di command center maupun Dishub akan kembali bersiaga selama 24 jam untuk mendukung pengawasan dan respons cepat terhadap berbagai laporan masyarakat," kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain memperkuat pengawasan, patroli gabungan juga akan difokuskan pada sejumlah lokasi yang dinilai rawan, terutama kawasan perbatasan serta beberapa ruang publik di Kota Bandung.
Di antaranya Jalan Soekarno-Hatta–AH Nasution, Taman Maluku, Taman Lansia, Taman Cibeunying, Alun-alun Regol, dan Alun-alun Cicendo.
Patroli tersebut akan melibatkan unsur kepolisian dan dilaksanakan secara rutin pada malam hingga dini hari sebagai langkah preventif untuk menekan potensi tindak kriminal.
Di sisi lain, Pemkot Bandung juga memperkuat langkah pencegahan melalui pelibatan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Salah satunya dengan kembali menerapkan jam malam bagi pelajar serta mendorong sekolah melibatkan orang tua dalam pengawasan anak.
Menurut Wali Kota Farhan, kebijakan tersebut bukan untuk memberi stigma kepada pelajar sebagai pelaku kejahatan, melainkan untuk melindungi mereka agar tidak terjerumus menjadi pelaku maupun korban tindak kriminal.
"Kita ingin mencegah sejak dini agar anak-anak tidak terpengaruh lingkungan yang berpotensi membawa mereka pada tindakan kriminal ataupun menjadi korban," ujar dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!