Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengajak Nelayan untuk Tingkatkan Kewaspadaan Saat Cuaca Ekstrem

📅 Kamis, 23 Jul 2026, 22:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengajak Nelayan untuk Tingkatkan Kewaspadaan Saat Cuaca Ekstrem Doc: Antara
Ket. Basarnas Sulut meningkatkan kapasitas personel dengan menggelar pelatihan pertolongan di laut mengantisipasi kecelakaan akibat cuaca ekstrem.

Manado - Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado, George Mercy Randang, mengimbau para nelayan dan pengguna transportasi laut meningkatkan kewaspadaan beraktivitas dalam kondisi cuaca ekstrem.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama para nelayan, selalu berhati-hati saat melaut," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado, George Mercy Randang, di Manado, Kamis.

Dia berharap, masyarakat memperhatikan informasi prakiraan cuaca dari instansi berwenang serta tidak memaksakan diri berlayar apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan.

"Keselamatan harus menjadi prioritas utama," ajak George Mercy Randang.

George menambahkan, kondisi cuaca ekstrem yang ditandai dengan angin kencang, gelombang tinggi, serta hujan lebat berpotensi membahayakan aktivitas di laut.

Karena itu, masyarakat diharapkan selalu menggunakan alat keselamatan, melengkapi perlengkapan pelayaran, serta segera melaporkan kepada Basarnas atau instansi terkait apabila terjadi keadaan darurat.

"Basarnas Sulut menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme, kesiapsiagaan personel, serta bersinergi dengan seluruh unsur SAR dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata George.

George menjelaskan, Basarnas Sulut terus meningkatkan kesiapsiagaan personel menghadapi potensi keadaan darurat akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Sulawesi Utara.

"Basarnas Sulut melalui Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado melaksanakan latihan pertolongan di air (water rescue).

Latihan tersebut bertujuan untuk mengasah kemampuan personel dalam melakukan pencarian, penyelamatan, serta evakuasi korban di perairan secara cepat, tepat, dan aman.

"Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesiapan operasional Basarnas Sulut dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang diperkirakan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Utara," kata George.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
PMI Cianjur Pastikan Pendis...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.