Pedagang Gorontalo Pasok Beras dari Sulawesi Tengah karena Harga yang Lebih Murah
📅 Sabtu, 03 Okt 2026, 21:19 WIB | Oleh: Tim PenulisGORONTALO – Pedagang beras dari Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, memasok beras dari wilayah Tolai, Provinsi Sulawesi Tengah, karena harga yang lebih murah.
"Harga beras di pasar tradisional Gorontalo Utara mengalami penurunan Rp1.000 khususnya jenis Ciheran medium yang sebelumnya dijual Rp16.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp15.000 per kilogram," kata pedagang beras Gorontalo Utara Amalia Djafar di Gorontalo, Jumat (02/10).
Ia mengatakan beras tersebut dipasok dari wilayah Tolai, Sulawesi Tengah dengan harga yang lebih murah.
Ia mengaku memilih memasok beras dari luar daerah, karena lebih murah dan bisa menyeimbangkan permintaan pasar.
"Kami harus berinovasi membeli komoditas beras yang harganya lebih murah, namun kualitas nya tetap bagus. Ini dilakukan sebab permintaan beras di tingkat lokal cenderung turun dipengaruhi adanya penyaluran bantuan pangan khususnya beras dari pemerintah," katanya.
Sementara harga beras di tingkat lokal masih berkisar Rp16.000 sampai Rp17.000 per kilogram atau sekitar Rp800.000 sampai Rp850.000 per karung isi 50 kilogram.
Beras dari Tolai, Sulawesi Tengah termasuk diminati pasar Gorontalo, karena kualitas rasa yang baik, warna beras pun putih dan bersih dari batu, juga tidak patah-patah.
Harga per karung isi 50 kilogram mencapai Rp700.000 sampai Rp750.000 per karung.
Warga Gorontalo Utara Warni Adam mengaku senang harga beras mulai turun.
"Harga beras turun tentu sangat membahagiakan. Yang penting rasanya enak, mau jenis apa saja asalkan harganya murah, tentu masyarakat senang," katanya.
Ia mengaku sebelumnya jarang menemukan harga beras medium Rp15.000 per kilogram. Rata-rata harga beras mencapai Rp16.000 sampai Rp17.000 per kilogram.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Gorontalo Utara Ajuba Thalib mengatakan stok beras di daerah itu cukup untuk kebutuhan sampai Desember 2026.
"Beras cukup tersedia di gudang-gudang beras tersebar di seluruh wilayah kecamatan di daerah ini," katanya.
Pasokan beras dari daerah tetangga pun tergolong lancar, sehingga pihaknya meyakini harga beras akan tetap stabil sampai akhir tahun.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!