Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karhutla Indonesia Dapat Respons Negara Tetangga Lewat ASEAN, Kedaulatan RI Tetap Dihormati

2 Selasa, 25 Agu 2026, 05:35 WIB | Oleh:
Karhutla Indonesia Dapat Respons Negara Tetangga Lewat ASEAN, Kedaulatan RI Tetap Dihormati Karhutla Indonesia Dapat Respons Negara Tetangga Lewat ASEAN, Kedaulatan RI Tetap Dihormati Doc: Antara foto
Ket. Logo ASEAN dan bendera negara-negara anggotanya di Sekretariat ASEAN Jakarta.

JAKARTA - Pemanfaatan mekanisme tingkat ASEAN oleh negara-negara tetangga untuk merespons dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Indonesia adalah bentuk menghargai kedaulatan dan prinsip non-interferensi sesama negara anggota.

“Hal ini menunjukkan meningkatnya kesadaran akan prinsip yang sudah melembaga, yakni saling menghargai prinsip kedaulatan, sehingga membuat sesama anggota ASEAN tidak mencampuri urusan dalam negeri masing-masing,” kata pakar hubungan internasional Teuku Rezasyah merespons pertanyaan ANTARA di Jakarta, Senin.

Mengenai keputusan pemerintah Malaysia dan Brunei Darussalam baru-baru ini untuk merespons persoalan karhutla RI melalui mekanisme ASEAN, Reza menyebut langkah tersebut dapat dimaklumi.

Akademisi di Universitas Padjadjaran itu berkata pemanfaatan mekanisme ASEAN dilakukan untuk menjaga harmoni antara negara anggota ASEAN. Ia menilai ada kekhawatiran jika pemanfaatan langkah di luar mekanisme tersebut justru dapat “ditafsirkan secara keliru oleh masyarakat di Indonesia”.

Mekanisme tingkat ASEAN tersebut juga dilakukan negara tetangga sebagai upaya meredakan tekanan dari masyarakat yang khawatir bahwa masalah kabut asap bisa berdampak pada ketahanan ekonomi dan masyarakat, kata dia.

Dengan itikad baik tersebut, Indonesia sudah sepantasnya mengoptimalkan langkah mengatasi karhutla berikut dampaknya ke negara tetangga serta meningkatkan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di lingkup ASEAN.

Ia pun menilai pemanfaatan mekanisme ASEAN dalam mengatasi dampak karhutla menjadi momentum memformalkan suatu forum lingkungan hidup di tingkat kawasan.

Menurut akademisi itu, sebagai bentuk tanggung jawab lingkungan serta mengingat posisinya sebagai negara terbesar di kawasan, Indonesia berada dalam posisi yang tepat untuk menginisiasi langkah tersebut.

“RI perlu merancang terbentuknya suatu dewan pemangku lingkungan hidup ASEAN yang diharapkan dapat membangun kesepahaman atas isu-isu yang menyangkut kepentingan bersama seperti perubahan iklim dan kebakaran hutan,” ucap Reza.

Ia pun mengharapkan dewan lingkungan hidup ASEAN, apabila benar terwujud, kemudian dapat merumuskan deklarasi lingkungan hidup ASEAN yang dapat berkembang menjadi suatu dewan perwakilan ASEAN untuk bidang lingkungan hidup.

Di samping isu karhutla dan perubahan iklim, Reza menilai dewan lingkungan hidup ASEAN juga mesti berwenang mengatasi isu pembalakan lintas negara, polusi plastik lintas batas, dan transisi energi di tingkat kawasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Perempuan Disiapkan Kredit Rp2,6 Triliun dengan Bunga Tetap

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perempuan Disiapkan Kredit ...

Memerangi Berita Bohong Menjadi Tugas Bersama

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Memerangi Berita Bohong Men...
Megapolitan
Program Bedah Rumah Merah P...

Telkom Percepat Adopsi AI di Segmen Enterprise

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Ekonomi
Telkom Percepat Adopsi AI d...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.