Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pos Lantas Dilempar Molotov, Polda Jatim Pastikan Surabaya Tetap Kondusif

📅 Minggu, 16 Agu 2026, 17:20 WIB | Oleh:
Pos Lantas Dilempar Molotov, Polda Jatim Pastikan Surabaya Tetap Kondusif Doc: Istimewa
Ket. Polisi telah menangkap seorang pria yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut. Penangkapan dilakukan setelah penyidik memeriksa sejumlah saksi, menganalisis rekaman CCTV, serta mengumpulkan petunjuk dan barang bukti dari lokasi kejadian.

SURABAYA — Polda Jawa Timur memastikan kondisi keamanan di Surabaya tetap terkendali setelah dua Pos Lantas, yakni Pos Lantas Margorejo dan Pos Lantas Cito, dirusak pada Sabtu malam, 15 Agustus 2026.

Polisi telah menangkap seorang pria yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut. Penangkapan dilakukan setelah penyidik memeriksa sejumlah saksi, menganalisis rekaman CCTV, serta mengumpulkan petunjuk dan barang bukti dari lokasi kejadian.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, pria tersebut masih menjalani pemeriksaan.

“Yang bersangkutan saat ini masih menjalani pemeriksaan secara intensif,” kata Abast, Minggu (16/8).

Penyidik masih menelusuri rangkaian kejadian dan kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Polisi juga belum menyimpulkan motif di balik perusakan kedua pos tersebut.

“Untuk motif maupun hal-hal lain yang masih menjadi materi pemeriksaan, kami belum dapat menyampaikan kesimpulan karena proses pemeriksaan masih berlangsung,” ujarnya.

Dalam insiden tersebut, seorang anggota polisi mengalami luka dan telah mendapat penanganan medis.

Sementara itu, aktivitas di Pos Lantas Margorejo dan Pos Lantas Cito tetap berjalan. Kedua pos tersebut masih beroperasi dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Polda Jatim meminta masyarakat tidak panik dan tetap menjalankan aktivitas seperti biasa. Warga juga diimbau tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Abast meminta masyarakat segera melapor jika mengetahui informasi terkait kejadian tersebut atau menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan.

“Apabila mengetahui atau menemukan informasi terkait kejadian ini maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, segera sampaikan ke kantor polisi terdekat atau hubungi layanan 110 yang dapat diakses gratis 24 jam,” katanya.

Polda Jatim menegaskan penyelidikan kasus tersebut dilakukan berdasarkan fakta dan alat bukti. Pengamanan di sejumlah titik juga diperkuat untuk memastikan situasi Surabaya tetap aman dan kondusif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Luar Negeri
Kematian Arsitek Ekonomi Zh...
Daerah
Polisi Gerebek Kasino di Ba...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.