Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketua KPK Ungkap Integritas ASN Jadi Penentu Keberhasilan Pelayanan Publik

📅 Rabu, 17 Jun 2026, 14:55 WIB | Oleh:
Ketua KPK Ungkap Integritas ASN Jadi Penentu Keberhasilan Pelayanan Publik Doc: Humas KPK
Ket. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Setyo Budiyanto

JAKARTA – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto, menegaskan integritas aparatur sipil negara (ASN) menjadi faktor utama. Terkhusus dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas serta mencegah praktik korupsi di lingkungan birokrasi.

Hal itu disampaikan Setyo saat peluncuran Program Nasional Pembelajaran Integritas Berbasis E-Learning di kantor Lembaga Administrasi Negara (LAN), Rabu (17/6). Menurut Setyo, berbagai regulasi, sistem digital, dan reformasi birokrasi telah dibangun pemerintah.

Namun, kata dia, tidak akan berjalan optimal tanpa didukung sumber daya manusia yang berintegritas. "Kalau sumber daya manusianya tidak berubah attitude-nya, maka integritas tidak akan tercapai," kata Setyo.

Setyo menilai keberhasilan pelayanan publik pada akhirnya ditentukan oleh perilaku ASN dalam menjalankan tugas dan kewenangannya. Sebab, ASN berada di berbagai sektor strategis yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Setyo mengingatkan masih terdapat praktik-praktik yang berpotensi melahirkan tindak pidana korupsi. Seperti pungutan liar, gratifikasi, konflik kepentingan, hingga penyalahgunaan pengaruh jabatan.

"Kalau bisa diperlambat ngapain dipercepat, kalau bisa dipersulit ngapain dipermudah. Pameo-pameo seperti inilah yang menurut saya harus dihilangkan," ujar dia.

Menurut Setyo, berbagai penyimpangan tersebut sering kali berawal dari kebiasaan yang dianggap sepele. Serta, kemudian berkembang menjadi budaya yang sulit dihilangkan.

Karena itu, KPK bersama LAN meluncurkan Program Nasional Pembelajaran Integritas Berbasis E-Learning. Programm ini dibuat sebagai upaya memperkuat budaya antikorupsi di kalangan ASN.

Program tersebut diharapkan dapat menjangkau jutaan ASN di seluruh Indonesia. Setyo menekankan pembelajaran integritas tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman antikorupsi.

Tetapi juga memperkuat kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang baik. Setyo berharap integritas dapat menjadi bagian dari gaya hidup ASN dalam menjalankan tugas sehari-hari.

"Kita berharap perilaku antikorupsi ini juga bisa menjadi sebuah lifestyle atau gaya hidup. Berani menolak, berani mengatakan tidak, dan berani menganggap sesuatu itu bukan haknya," kata Setyo.

Menurut dia, penguatan integritas ASN menjadi salah satu fondasi penting. Khususnya, dalam mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter
    Preview komentar:
    Program diskon kemerdekaan yang diluncurkan oleh Pertamina ini ...
  • Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
    Preview komentar:
    Semoga dapat membantu dan meringankan beban saudara kita ...
    Luar biasa pak mentan dengan kepeduliannya dan gerak ...
  • Tumbuh Kuat, BI Sebut Industri Pengolahan dan Perdagangan Jadi Penopang Ekonomi Jateng
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai ketangguhan ekonomi Jateng; ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ojol dan Aplikator Masuk Radar Pemerintah, Aturan Kemitraan Bakal Diperketat

Ojol dan Aplikator Masuk Radar Pemerintah, Aturan Kemitraan Bakal Diperketat

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.