Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Zimbabwe Kenalkan Musango, Spesies Dinosaurus Baru Berusia 210 Juta Tahun

📅 Kamis, 30 Jul 2026, 17:17 WIB | Oleh:
Zimbabwe Kenalkan Musango, Spesies Dinosaurus Baru Berusia 210 Juta Tahun Doc: Natural History Museum/Mark Witton

ISTANBUL - Tim paleontolog internasional telah mengidentifikasi spesies dinosaurus baru di Zimbabwe yang berasal dari sekitar 210 juta tahun yang lalu.

Penemuan itu, menurut para peneliti, memberikan wawasan baru tentang evolusi awal dinosaurus di selatan Afrika.

Spesies tersebut, Musango matusadonaensis, dideskripsikan pada Rabu (29/7) dalam Journal of Systematic Palaeontology berdasarkan sisa-sisa fosil yang digali pada 2018 di sepanjang tepi Danau Kariba di utara Zimbabwe.

Itu adalah spesies dinosaurus kelima yang secara resmi diidentifikasi dari negara tersebut.

Dinosaurus setinggi 4,5 meter itu hidup selama periode Trias Akhir, ketika dinosaurus mulai menyebar ke seluruh planet tetapi belum menjadi hewan darat yang dominan.

Para peneliti mengidentifikasinya sebagai sauropodomorph awal -- nenek moyang berkaki dua dari dinosaurus berleher panjang raksasa yang berevolusi jutaan tahun kemudian, termasuk Diplodocus.

Fosil tersebut, yang ditemukan oleh tim ilmuwan Inggris, Zimbabwe, dan Afrika Selatan, termasuk di antara kerangka dinosaurus terlengkap dari zamannya yang ditemukan di Zimbabwe, dengan bagian tulang belakang, tulang rusuk, anggota badan, dan kaki yang masih utuh.

Analisis menunjukkan bahwa hewan tersebut hampir sepenuhnya dewasa ketika mati dan telah selamat dari cedera serius atau infeksi di awal kehidupannya.

Penulis utama, Paul Barrett, seorang peneliti terkemuka di Museum Sejarah Alam di London, mengatakan penemuan itu menantang asumsi lama bahwa dinosaurus yang hidup di seluruh selatan Afrika termasuk dalam komunitas yang secara umum serupa.

Sebaliknya, temuan tersebut menunjukkan bahwa wilayah tersebut terdiri dari beberapa ekosistem yang berbeda, masing-masing mendukung spesies dinosaurus yang berbeda.

Para peneliti mengatakan penemuan itu, bersama dengan temuan fosil terbaru lainnya dari Zimbabwe, menyoroti betapa sedikitnya yang diketahui tentang masa prasejarah Afrika dan menunjukkan bahwa masih banyak spesies dinosaurus lain yang mungkin belum ditemukan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.