Legislator Dukung Program PSEL di Jateng
📅 Kamis, 21 Mei 2026, 05:38 WIB | Oleh: SriyonoSEMARANG - Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Mohammad Saleh mendukung program Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di berbagai daerah di provinsi ini sebagai solusi mengatasi persoalan sampah yang terus meningkat.
"Pengolahan sampah menjadi energi listrik merupakan solusi yang sangat baik untuk menjawab persoalan sampah sekaligus mendukung energi ramah lingkungan," kata Saleh di Semarang, Rabu (20/5).
Menurut dia, pengembangan teknologi pengolahan sampah menjadi energi merupakan langkah strategis untuk mengurangi timbunan sampah sekaligus menghasilkan energi alternatif yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ia mengatakan persoalan sampah menjadi tantangan serius yang harus ditangani secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Ia menilai berbagai inovasi pengelolaan tersebut menunjukkan sampah tidak lagi hanya dipandang sebagai limbah, tetapi juga memiliki nilai manfaat ekonomi dan energi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski demikian, ia menekankan pengendalian sampah tidak bisa hanya dilakukan dari sisi hilir melalui teknologi pengolahan saja.
Menurut dia penanganan harus dimulai dari hulu, terutama dari kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah tangga.
Oleh karena itu, Ia mendorong optimalisasi peran bank sampah di tingkat desa dan kelurahan sebagai upaya menekan produksi sampah sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari limbah yang dihasilkan masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Produksi sampah di Jawa Tengah sendiri mencapai 6,3 juta ton per tahun.
Pembangunan PSEL di Jawa Tengah akan difokuskan pada tiga kawasan prioritas berbasis aglomerasi yang selama ini menghadapi persoalan sampah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!