Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Esports World Cup 2026 Resmi Digelar di Paris, Hadirkan Kompetisi MOBA hingga FPS Terbesar

📅 Kamis, 21 Mei 2026, 17:40 WIB | Oleh:
Esports World Cup 2026 Resmi Digelar di Paris, Hadirkan Kompetisi MOBA hingga FPS Terbesar Doc: Instagram/@ewc_en
Ket. Esports World Cup 2026 dipastikan akan digelar di Paris, Prancis pada 2026. Penyelenggaraan ajang esports internasional tersebut disebut menjadi langkah strategis untuk memperluas pengaruh industri gim kompetitif global sekaligus memperkuat posisi Eropa dalam ekosistem esports dunia.

JAKARTA - Esports World Cup 2026 dipastikan akan digelar di Paris, Prancis pada 2026. Penyelenggaraan ajang esports internasional tersebut disebut menjadi langkah strategis untuk memperluas pengaruh industri gim kompetitif global sekaligus memperkuat posisi Eropa dalam ekosistem esports dunia.

Penyelenggara menyebut Paris dipilih karena dinilai memiliki infrastruktur teknologi, konektivitas internasional, dan basis komunitas esports yang berkembang pesat. Kota tersebut juga dianggap memiliki pengalaman dalam menyelenggarakan berbagai event olahraga dan hiburan berskala global.

Esports World Cup 2026 direncanakan menghadirkan berbagai turnamen gim populer lintas genre mulai dari multiplayer online battle arena (MOBA), first-person shooter (FPS), battle royale, hingga mobile esports. Kompetisi tersebut akan melibatkan tim dan pemain profesional dari berbagai negara.

CEO Esports World Cup Foundation Ralf Reichert mengatakan industri esports kini berkembang menjadi salah satu sektor hiburan digital terbesar di dunia. Menurutnya, penyelenggaraan di Paris menjadi momentum penting untuk memperluas jangkauan esports ke pasar internasional yang lebih luas.

"Paris adalah kota global dengan budaya, teknologi, dan komunitas yang sangat kuat. Kami ingin menghadirkan pengalaman Esports World Cup yang lebih besar dan lebih inklusif bagi penggemar di seluruh dunia," ujar Ralf Reichert dalam keterangannya.

Penyelenggara menilai pertumbuhan industri esports global terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, baik dari sisi jumlah pemain, penonton, maupun nilai ekonomi. Perkembangan platform streaming dan media sosial juga dinilai mempercepat popularitas esports di kalangan generasi muda.

Selain pertandingan utama, Esports World Cup 2026 juga akan menghadirkan festival komunitas, pameran teknologi gim, aktivitas kreator konten, hingga forum industri digital. Agenda tersebut disiapkan untuk mempertemukan pelaku industri gim, publisher, investor, atlet esports, dan komunitas dalam satu ekosistem.

Pemerintah Prancis disebut mendukung penyelenggaraan event tersebut sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif dan industri digital nasional. Kehadiran Esports World Cup di Paris juga diperkirakan mendorong sektor pariwisata, ekonomi lokal, dan industri hiburan di kawasan Eropa.

Dalam beberapa tahun terakhir, Prancis memang menjadi salah satu negara Eropa yang aktif mengembangkan industri gim dan esports. Sejumlah turnamen internasional, studio gim, hingga organisasi esports global diketahui memiliki basis operasional di negara tersebut.

Esports World Cup sebelumnya dikenal sebagai salah satu kompetisi esports terbesar dunia dengan hadiah miliaran rupiah dan partisipasi tim elite internasional. Penyelenggara menargetkan edisi 2026 menjadi salah satu event esports terbesar sepanjang sejarah industri gim kompetitif.

Selain fokus pada kompetisi, penyelenggara juga menekankan pentingnya pengembangan talenta muda dan ekosistem esports berkelanjutan. Program pendukung seperti edukasi, workshop, hingga kolaborasi komunitas akan menjadi bagian dari rangkaian acara selama turnamen berlangsung.

Dengan dipilihnya Paris sebagai tuan rumah, penyelenggara berharap Esports World Cup 2026 dapat memperkuat posisi esports sebagai industri hiburan global yang semakin diterima masyarakat luas. Event tersebut juga diharapkan membuka peluang kerja sama baru antara industri teknologi, olahraga, dan ekonomi kreatif internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Olahraga
Janice Tjen Melaju ke Babak...

UMKM Jakarta Didorong “Go International”

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
UMKM Jakarta Didorong “Go...
Program Berani Berdering, Bebaskan 150 Desa di Sulteng dari "Blank Spot" Internet Bantu Pelaku UMKM Perluas Pasar "e-commerce"

Program Berani Berdering, Bebaskan 150 Desa di Sulteng dari "Blank Spot" Internet Bantu Pelaku UMKM Perluas Pasar "e-commerce"

25 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.