BPBD Tanah Bumbu Kerahkan Tim Darat Cek 3 Titik Panas Karhutla
📅 Selasa, 25 Agu 2026, 20:30 WIB | Oleh: AlfredBANJARMASIN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu menerjunkan tim karhutla darat guna mengecek secara langsung temuan tiga titik panas (hotspot) yang terdeteksi melalui aplikasi Sistem Pemantauan Kebakaran Hutan dan Lahan atau (SiPongi) di tiga kecamatan, Selasa (25/8).
"Pada pukul 00.56 Wita, latitude -3.62183 dan longitude 115.61481 terdeteksi titik panas di Desa Sebamban Baru Kecamatan Sungai Loban dengan status kepercayaan medium," kata Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif yang diwakili Kepala Pelaksana BPBD, H. Sulhadi, di Batulicin, Selasa.
Di waktu yang sama juga ditemukan satu titik panas di Desa mangkalapi Kecamatan Teluk Kepayang dan satu titik panas di Desa Satui Barat Kecamatan Satui dengan tingkat kepercayaan medium.
Ia mengatakan, untuk menindaklanjuti temuan titik panas tersebut Tim karhutla darat melakukan pengecekan secara langsung ke tempat kejadian perkara untuk memastikan apakah benar-benar ada terjadi kebakaran atau hanya panas yang dihasilkan oleh hal lain.
Kalau memang terjadi kebakaran setidaknya para petugas dapat melakukan tindakan cepat agar kejadian karhutla tidak semakin parah, namun kalau temuan titik panas hanya dihasilkan oleh hal lain seperti panasnya seng atau atap rumah, maka petugas mengimbau masyarakat untuk mewaspadai dampak cuaca panas ekstrem yang membuat atap dan suhu rumah menjadi sangat panas.
Sebaiknya Anda baca juga:
"BPBD Tanah Bumbu terus berupaya menekan kasus kebakaran lahan dan hutan (karhutla) yang terjadi di "Bumi Bersujud", bahkan pada periode Juli-Agustus, para tim karhutla telah berhasil memadamkan api seluas 52,25 hectare yang tersebar di seluruh Tanah Bumbu," tegasnya.
Selain lokasi lanjutan dari hari sebelumnya, tim di lapangan berhasil memadamkan api pada tiga titik kebakaran di Desa Danau Indah Kecamatan Batulicin, Desa Batu Ampar dan Desa Sarigadung Kecamatan Simpang Empat seluas tujuh hectare.
"Operasi pemadaman karhutla di wilayah itu terus ditingkatkan agar tidak meluasnya lahan yang terbakar," tutup H. Sulhadi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!