Suara Rakyat Kanada Bulat: Ogah Lanjutkan Perundingan Ekonomi dengan AS
📅 Selasa, 25 Agu 2026, 20:27 WIB | Oleh: Deri HenriawanOTTAWA - Sebagian besar warga Kanada mendukung keputusan pemerintah federal untuk menarik diri dari negosiasi perdagangan dengan Amerika Serikat, menurut jajak pendapat yang dilansir Xinhua.
Survei yang dilakukan pada 22-23 Agustus oleh Angus Reid Institute itu menunjukkan bahwa 76 persen responden mendukung sikap pemerintah federal, dengan dukungan mayoritas di setiap provinsi. Bahkan di kalangan pendukung Partai Konservatif yang merupakan oposisi utama, 53 persen setuju bahwa menarik diri adalah sikap yang "benar" daripada menerima kesepakatan yang buruk.
Warga Kanada juga menunjukkan dukungan kuat terhadap rencana pemerintah untuk memberlakukan tarif balasan "dolar demi dolar" pada 8 September, dengan 62 persen responden menyebut skema tarif balasan tersebut "cukup tepat dalam keadaan seperti ini."
Data menunjukkan bahwa 64 persen warga Kanada meyakini negara tersebut pada akhirnya akan menjadi lebih kuat seiring Kanada mengurangi ketergantungan ekonominya pada AS, sementara 26 persen menyatakan kekhawatiran tentang kerusakan jangka panjang terhadap hubungan dengan mitra dagang terpenting negara itu.
Namun, survei tersebut juga mengungkapkan kecemasan tentang risiko ketenagakerjaan yang timbul dari perselisihan dagang itu. Sekitar 13 persen pekerja Kanada melaporkan "sangat khawatir" kehilangan pekerjaan mereka, sementara 25 persen lainnya menyatakan berbagai tingkat kecemasan.
Para pakar industri sebelumnya memperkirakan bahwa situasi tanpa kesepakatan akan memangkas produk domestik bruto Kanada sebesar 0,4 persen dan menghilangkan sebanyak 90.000 lapangan kerja. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!