Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menembus Asap Karhutla Kalsel, Heli TNI AU dan Gabungan Bergerak Padamkan Api.

📅 Selasa, 25 Agu 2026, 20:58 WIB | Oleh:
Menembus Asap Karhutla Kalsel, Heli TNI AU dan Gabungan Bergerak Padamkan Api. Doc: Prn Lanud Sjamsudin Noor
Ket. Personel Lanud Sjamsudin Noor bersama kekuatan udara bergerak menangani karhutla di Kalsel. Heli TNI AU dan gabungan dikerahkan untuk memadamkan api.

Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Selatan terus digencarkan. Personel Lanud Sjamsudin Noor yang tergabung dalam Satgas Karhutla bergerak cepat bersama unsur gabungan untuk melakukan pemadaman dan pengendalian titik api di kawasan Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Senin (24/08/2026).

Di tengah kepungan asap, panas, dan kondisi medan yang penuh tantangan, personel Lanud Sjamsudin Noor terus berada di garis depan bersama unsur TNI, Polri, BPBD, instansi terkait, serta masyarakat. Kehadiran personel di lapangan tidak hanya diarahkan untuk memadamkan kobaran api, tetapi juga melakukan penyekatan dan pengendalian agar api tidak meluas ke kawasan lainnya. Kecepatan respons dan koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam menghadapi Karhutla yang dapat berkembang dengan cepat akibat kondisi cuaca, angin, dan karakteristik lahan. Langkah tersebut sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran TNI Angkatan Udara dalam membantu pemerintah dan masyarakat menghadapi ancaman Karhutla serta menjaga keselamatan masyarakat dan lingkungan.

20260825205704_Prn-Lanud-Sjamsudin-Noor_1.jpg

Penanganan Karhutla diperkuat dengan dukungan kekuatan udara untuk menjangkau titik-titik api yang sulit diakses melalui jalur darat. Sejumlah helikopter dari unsur TNI AU dan gabungan dikerahkan dalam operasi penanggulangan Karhutla, di antaranya Helikopter Caracal, Bell, Mi-17, Super Puma, dan UH. Armada udara tersebut mendukung berbagai kebutuhan operasi, termasuk pemadaman melalui metode water bombing, pemantauan, serta dukungan terhadap unsur yang melaksanakan penanganan di lapangan sesuai tugas dan kemampuan masing-masing. Dukungan dari udara menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan, khususnya pada kawasan yang memiliki akses terbatas dan medan yang menyulitkan pergerakan personel maupun kendaraan pemadam. Sementara helikopter melaksanakan tugas dari udara, personel di darat terus melakukan pemadaman, penyekatan, dan pemantauan perkembangan titik api. Perpaduan kemampuan udara dan kekuatan personel di lapangan tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas penanganan sekaligus mencegah api kembali meluas.

Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., mengatakan bahwa keterlibatan personel Lanud Sam merupakan bentuk komitmen TNI Angkatan Udara dalam mendukung pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam penanggulangan Karhutla di Kalsel. “Keterlibatan personel Lanud Sam dalam penanggulangan Karhutla bukan sekedar menjalankan tugas kedinasan, tetapi juga merupakan bentuk bakti untuk negeri dan pengabdian kepada masyarakat. Bagi prajurit, menjaga keselamatan masyarakat dan membantu mengatasi bencana merupakan bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya. 

20260825205731_Prn-Lanud-Sjamsudin-Noor_2.jpg

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kesiapsiagaan personel, kecepatan merespons titik api, serta sinergi bersama seluruh unsur yang terlibat. Kolaborasi antara TNI AU, TNI, Polri, BPBD, instansi pemerintah, dan masyarakat menjadi kekuatan bersama dalam menghadapi Karhutla. Setiap unsur saling melengkapi dalam menjalankan tugas, mulai dari pemadaman dan pengendalian di darat, dukungan operasi udara, pemantauan, hingga upaya pencegahan agar kebakaran tidak kembali meluas.

Melalui pengerahan personel Lanud Sam dan dukungan kekuatan udara dari unsur TNI AU serta gabungan, penanganan Karhutla di Kalsel terus diperkuat. Kehadiran berbagai jenis helikopter, mulai dari Caracal, Bell, Mi-17, Super Puma hingga UH, menunjukkan besarnya dukungan kekuatan udara dalam menghadapi ancaman Karhutla. Namun, keberhasilan penanganan tidak hanya ditentukan oleh kekuatan dan sarana yang dikerahkan, melainkan juga oleh kecepatan respons, koordinasi, serta kerjasama seluruh unsur di lapangan. Di tengah kepungan asap dan kondisi medan yang penuh tantangan, personel terus bergerak menjalankan tugas dengan semangat pantang menyerah demi melindungi masyarakat dan lingkungan. Bagi Lanud Sam, setiap langkah dalam penanggulangan Karhutla merupakan bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara. Personel bergerak di darat, helikopter bekerja dari udara, dan seluruh unsur bersinergi dalam satu tujuan: memadamkan api, melindungi masyarakat, serta menjaga Kalimantan Selatan. Inilah wujud nyata bakti TNI AU untuk negeri. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Ekonomi
Regulasi Tak Konsisten, Ikl...

4.403 Jiwa Alami Kesulitan Air Bersih

29 menit yang lalu | Ones

Daerah
4.403 Jiwa Alami Kesulitan ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.