Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Badan Geologi ESDM Turunkan Status Gunung Awu Jadi Waspada

📅 Rabu, 08 Jul 2026, 21:57 WIB | Oleh:
Badan Geologi ESDM Turunkan Status Gunung Awu Jadi Waspada Doc: RRI Tahuna/Anton L
Ket. Gunung Awu

JAKARTA - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menurunkan tingkat aktivitas Gunung Awu di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, dari Level III atau Siaga menjadi Level II atau Waspada. Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria, mengatakan penurunan status tersebut berlaku mulai Rabu (8/7) pukul 13.00 WITA.

"Tingkat aktivitas Gunungapi Awu diturunkan dari Level III menjadi Level II. Seiring dengan terjadinya penurunan aktivitas gempa vulkanik secara signifikan," kata Lana, Rabu.

Berdasarkan pemantauan Pos Pengamatan Gunung Api Awu pada 1–7 Juli 2026, terekam 116 kali gempa vulkanik dangkal dengan rata-rata 16 kejadian per hari. Lalu 17 kali gempa vulkanik dalam, 445 kali gempa tektonik jauh, serta satu kali gempa terasa skala I MMI.

Lana menjelaskan aktivitas kegempaan tersebut menurun dibandingkan kondisi pada Mei 2026. Selain itu, hembusan asap kawah terpantau stabil dan tidak terlihat melewati puncak gunung.

Berdasarkan data deformasi menggunakan instrumen tiltmeter, akumulasi tekanan magma pada kedalaman dangkal di tubuh Gunung Awu juga terpantau berkurang. Meski status aktivitas telah diturunkan, Badan Geologi tetap mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi peningkatan kegempaan secara tiba-tiba, terutama rentetan gempa vulkanik.

Potensi bahaya yang dapat terjadi di kawasan puncak meliputi erupsi magmatik, erupsi freatik. Hingga pembongkaran kubah lava apabila tekanan dalam sistem magmatik kembali meningkat.

Badan Geologi merekomendasikan masyarakat, wisatawan, dan pendaki tidak memasuki kawasan dalam radius tiga kilometer dari pusat kawah aktif Gunung Awu.

"Masyarakat direkomendasikan agar tidak memasuki wilayah dan dilarang keras melakukan aktivitas apa pun dalam radius tiga kilometer dari pusat kawah aktif Gunung Awu demi menjaga keselamatan," ujar Lana. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Nasional
Mentan Ultimatum Importir P...
Olahraga
Xavi Hernandez Resmi Jadi P...
Nasional
KPK Segera Dalami Dugaan Ko...
Megapolitan
Polres Bekasi Kota Berhasil...
Daerah
Pemkot Bandung dan PNM Duku...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Dirut Telkom Dikabarkan Penuhi Panggilan SEC dalam Bayang-Bayang Dugaan Fraud Rp5 Triliun

Dirut Telkom Dikabarkan Penuhi Panggilan SEC dalam Bayang-Bayang Dugaan Fraud Rp5 Triliun

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.