Krisis Pasokan BBM Bayangi Daerah, Gunung Mas Minta Pertamina Bergerak Cepat
📅 Senin, 11 Mei 2026, 19:35 WIB | Oleh: Tim PenulisSelain meminta tambahan pasokan, Pemkab juga mengimbau seluruh pengelola SPBU di kabupaten bermoto ‘Habangkalan Penyang Karuhei Tatau’, untuk memaksimalkan pelayanan.
Jika stok masih tersedia, SPBU di wilayah itu diharapkan tetap melayani masyarakat meski jam operasional telah berakhir, guna mengurangi penumpukan antrean pada hari berikutnya.
Pemkab Gunung Mas juga akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk membantu pengaturan lalu lintas di sekitar SPBU, agar antrean kendaraan lebih tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas.
Di sisi lain, pemerintah daerah akan menerbitkan surat edaran bupati terkait kewajaran harga BBM di tingkat pengecer agar masyarakat tidak terbebani harga yang melambung.
Sebaiknya Anda baca juga:
Richard berharap pasokan BBM, baik Pertamax, Pertalite maupun Dex Series, segera kembali normal sehingga distribusi di Gumas stabil, aktivitas masyarakat berjalan lancar, dan harga di tingkat eceran kembali wajar.
Sementara itu, Kajari Gumas Nugroho Wisnu Pujoyono menyampaikan, pedagang eceran BBM memang menjamur di daerah setempat, mengingat belum semua kecamatan terdapat SPBU dan SPBU yang ada juga tidak beroperasional hingga malam hari.
Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa Pertalite seyogyanya tidak diperkenankan untuk dijual di tingkat pengecer. Ke depan hal ini harus menjadi perhatian bersama dan perlu diperbaiki.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo menegaskan pihaknya akan menindak tegas jika ada oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang menimbun BBM.
"Masyarakat kami imbau jangan ragu melapor kepada kepolisian jika mengetahui ada yang menimbun BBM," kata Heru Eko.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!