Trump Ancam Pecat Ketua The Fed
📅 Jumat, 17 Apr 2026, 01:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SWASHINGTON DC – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan akan memecat Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell jika tidak mengundurkan diri tepat waktu, serta menegaskan tidak akan menghentikan penyelidikan Departemen Kehakiman terhadap pimpinan bank sentral tersebut.
“Saya harus memecatnya, oke, jika dia tidak pulang tepat waktu. Saya sudah menahan diri untuk tidak memecatnya. Saya ingin memecatnya, tetapi saya tidak ingin menimbulkan kontroversi,” kata Trump dalam wawancara dengan Fox Business.
“Saya ingin menghindari kontroversi. Tapi dia akan dipecat,” tambahnya dalam wawancara yang ditayangkan Rabu (15/4).
Seperti dikutip dari The Straits Times, masa jabatan Powell sebagai ketua The Fed akan berakhir pada Mei, namun posisinya sebagai anggota dewan gubernur masih berlaku hingga 2028. Trump tidak merinci batas waktu yang dimaksud terkait rencana pemecatan tersebut.
Sementara itu, Powell menyatakan akan tetap menjabat sebagai ketua sementara apabila penggantinya belum dikonfirmasi saat masa jabatannya berakhir. Dalam praktik sebelumnya, The Fed memang dapat menunjuk anggota dewan untuk memimpin sementara ketika posisi ketua kosong.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sejumlah sekutu Trump mendorong agar Powell juga mengundurkan diri dari dewan gubernur setelah masa jabatannya sebagai ketua berakhir. Namun, Powell menegaskan tidak memiliki rencana untuk mundur.
Ia menyatakan akan tetap menjabat hingga penyelidikan Departemen Kehakiman terkait proyek renovasi gedung The Fed selesai.
Dalam wawancara tersebut, Trump mengindikasikan tidak akan menghentikan proses investigasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Entah itu karena ketidakmampuan, korupsi, atau keduanya, saya rasa Anda harus mencari tahu,” ujarnya.
Penyelidikan ini berpotensi memengaruhi proses konfirmasi pengganti Powell, yakni Kevin Warsh. Senator Thom Tillis menyatakan akan menahan proses pengesahan hingga investigasi selesai, dengan alasan menjaga independensi bank sentral.
Situasi ini membuka potensi konflik antara Trump dan Powell dalam beberapa pekan ke depan yang bisa berujung pada sengketa hukum terkait batas kewenangan presiden terhadap bank sentral.
Komite Perbankan
Selain itu, Trump juga tengah berupaya mencopot Gubernur The Fed Lisa Cook, yang kini menjadi perkara di Mahkamah Agung dan belum diputuskan.
Terlepas dari dinamika tersebut, Komite Perbankan Senat tetap menjadwalkan sidang konfirmasi Kevin Warsh pada 21 April.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!