Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ancaman El Nino Mengintai! Pemprov Sulsel Terjunkan 300 Pompa Air Selamatkan Sawah Petani

📅 Minggu, 09 Agu 2026, 19:28 WIB | Oleh:
Ancaman El Nino Mengintai! Pemprov Sulsel Terjunkan 300 Pompa Air Selamatkan Sawah Petani Doc: ANTARA/ Suriani Mappong
Ket. Ilustrasi lahan sawah yang terancam kekeringan dan membutuhkan bantuan pompa air untuk mengairi sawah.

MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyiagakan 300 unit pompa air guna mengantisipasi ancaman kemarau panjang akibat fenomena El Nino, Minggu (9/8). 

"Pompa tersebut diprioritaskan untuk membantu mengairi lahan pertanian yang mengalami kekurangan air," kata Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman
di Makassar, Minggu.

Dia mengatakan distribusi mesin pompa dan operasi pompanisasi telah dilakukan di sejumlah kabupaten. Upaya tersebut diarahkan terutama untuk menjaga produktivitas lahan pertanian padi yang terdampak kekeringan.

Menurut dia, tim sudah melakukan pembagian mesin pompa untuk beberapa kabupaten dan operasi pompanisasi air untuk wilayah pertanian padi yang terdampak kekeringan.

Penanganan kekeringan dilakukan melalui kolaborasi pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota. Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHBUN) Sulsel juga dilibatkan untuk mempercepat penanganan di lapangan.

Sudirman mengimbau pemerintah daerah yang memiliki lahan pertanian terdampak agar segera melaporkan kondisi kekeringan melalui dinas pertanian setempat.

Laporan tersebut diharapkan dilengkapi lokasi lahan, dokumentasi kondisi sawah, sumber air yang tersedia, serta potensi lokasi sumur bor agar bantuan dapat diberikan secara tepat sasaran.

Selain pompanisasi, lanjut dia, Pemprov Sulsel menyiapkan pembangunan sumur bor untuk lahan pertanian yang mengalami kekeringan. Setiap lokasi akan terlebih dahulu melalui survei untuk memastikan ketersediaan sumber air, termasuk melalui kajian geolistrik.

Langkah tersebut dinilai penting karena Sulsel merupakan salah satu lumbung beras utama Indonesia. Gangguan produksi akibat kekeringan dikhawatirkan tidak hanya berdampak terhadap petani, tetapi juga terhadap ketersediaan pangan dan upaya mempertahankan swasembada pangan nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar

Passing PSIM Harus Dibenahi Usai Menahan Persita

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Passing PSIM Harus Dibenahi...
Advertisement
Penutupan Sementara Operasional Penerbangan di Bandara Soetta Diperpanjang hingga Pukul 13.30 WIB

Penutupan Sementara Operasional Penerbangan di Bandara Soetta Diperpanjang hingga Pukul 13.30 WIB

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.