Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Krisis Pasokan BBM Bayangi Daerah, Gunung Mas Minta Pertamina Bergerak Cepat

📅 Senin, 11 Mei 2026, 19:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Krisis Pasokan BBM Bayangi Daerah, Gunung Mas Minta Pertamina Bergerak Cepat Doc: ANTARA/ HO-Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus
Ket. Ilustrasi - Truk pengangkut BBM milik Pertamina.

PALANGKA RAYA – Penambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) di daerah mencerminkan upaya pemerintah menjaga kelancaran distribusi energi sekaligus mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat dan aktivitas ekonomi.

Kebijakan ini umumnya dilakukan untuk mencegah kelangkaan pasokan yang dapat memicu kenaikan biaya transportasi, distribusi barang, hingga tekanan inflasi di wilayah tertentu, terutama daerah dengan mobilitas tinggi atau akses logistik yang terbatas.

Di sisi lain, penambahan kuota juga menunjukkan adanya tantangan dalam perencanaan distribusi energi nasional, termasuk ketepatan data konsumsi dan pengawasan penyaluran BBM bersubsidi.

Jika tidak diiringi pengawasan yang ketat, peningkatan kuota berisiko memunculkan penyalahgunaan distribusi maupun ketidaktepatan sasaran.

Karena itu, efektivitas kebijakan tidak hanya bergantung pada penambahan volume pasokan, tetapi juga pada sistem distribusi yang transparan dan efisien agar kebutuhan masyarakat benar-benar terpenuhi.

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah (Kalteng), meminta Pertamina menambah kuota bahan bakar minyak (BBM) guna menormalkan distribusi serta harga di tingkat eceran di wilayah setempat.

Sekretaris Daerah Gumas Richard usai memimpin rapat di Kuala Kurun, Senin (11/5), mengatakan stok BBM untuk kabupaten setempat mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir, sehingga memicu antrean panjang masyarakat di SPBU.

"Berdasarkan pantauan perangkat daerah terkait, harga BBM di tingkat eceran juga dinilai tidak wajar. Bahkan kabar yang kita dapat, Pertamax tembus Rp35 ribu per liter," katanya.

Menyikapi kondisi tersebut, Pemkab Gumas bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat bersama perwakilan Pertamina dan pengelola SPBU di Kuala Kurun secara hybrid.

Dari hasil rapat, perwakilan Pertamina menyampaikan permohonan maaf atas kondisi yang terjadi, sekaligus memastikan akan memberi perhatian serius bagi Gumas.

Menurut perwakilan Pertamina, kuota Pertalite sehari untuk tiga SPBU yang ada di Gumas sebanyak 15 kiloliter, Bio Solar 1 kl. Sedangkan produk bahan bakar khusus yakni Pertamax dan Dexlite menyesuaikan permintaan dari SPBU.

Stok Pertamax secara nasional terpengaruh kondisi geopolitik, sehingga perlu ada penyesuaian. Namun perwakilan Pertamina Kalteng tidak patah semangat dan tetap meminta pusat agar memberi perhatian khusus kepada daerah setempat.

Pertamina juga akan memaksimalkan keberadaan belasan Pertashop yang tersebar di sejumlah desa/kelurahan wilayah Gumas, yang selama ini ada penyesuaian terkait penyaluran Pertamax.

Pemkab berharap penambahan kuota BBM dapat segera direalisasikan, agar antrean di SPBU cepat terurai, sehingga masyarakat tidak perlu menghabiskan banyak waktu hanya untuk mendapatkan bahan bakar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival
Olahraga
Tidak di JIS, Duel Persija ...

Penyerang Kosta Rika Jadi Pemain Terakhir PSIM

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Penyerang Kosta Rika Jadi P...

PSIM Sengaja Uji Coba dengan Lawan Level Bawah

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSIM Sengaja Uji Coba denga...
Jangan Sampai Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Obral Diskon Hingga Gratis Balik Nama

Jangan Sampai Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Obral Diskon Hingga Gratis Balik Nama

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.