Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hari Otonomi Daerah ke-30: Pemprov DKI Jakarta Sabet Piagam Prestasi dari Kemendagri

📅 Senin, 27 Apr 2026, 11:30 WIB | Oleh:
Hari Otonomi Daerah ke-30: Pemprov DKI Jakarta Sabet Piagam Prestasi dari Kemendagri Doc: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh
Ket. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menerima Piagam Penghargaan Prestasi Pemerintah Daerah dari Kemendagri RI berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) 2025. Dalam penilaian tersebut, Pemprov DKI meraih skor 3,6762 dan masuk dalam kategori kinerja tinggi.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menerima Piagam Penghargaan Prestasi Pemerintah Daerah dari Kemendagri RI berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) 2025. Dalam penilaian tersebut, Pemprov DKI meraih skor 3,6762 dan masuk dalam kategori kinerja tinggi.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, dalam peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026 di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (27/4). Ia menyebut capaian itu merupakan hasil kerja bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov DKI.

"Ini hasil kerja bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) DKI Jakarta sehingga kami dapat mempertahankan prestasi ini. Mudah-mudahan bisa terus dijaga pada tahun-tahun berikutnya," ujar Wagub Rano.

Rano juga menyampaikan apresiasi kepada Kemendagri atas penghargaan dan pembinaan yang terus diberikan kepada pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ia menegaskan, Pemprov DKI akan terus menjaga kinerja pemerintahan yang akuntabel, responsif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Hal itu dinilai sejalan dengan semangat otonomi daerah dan arah pembangunan nasional.

"Ke depan, Pemprov DKI Jakarta akan terus menjaga kinerja pemerintahan yang akuntabel, responsif, dan berdampak langsung bagi warga," tuturnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, mengapresiasi 29 kepala daerah yang hadir dalam peringatan tersebut. Menurutnya, para kepala daerah mampu mengubah tantangan menjadi peluang melalui inovasi dan kinerja yang terukur.

"Para kepala daerah hari ini menunjukkan bahwa di balik retorika ada angka-angka yang bermakna," ucap Bima Arya.

"Mulai dari kinerja pemerintahan, pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, hingga pengangguran terbuka, yang dirasakan langsung oleh warga," sambungnya.

Ia menegaskan, esensi otonomi daerah bukan sekadar pembagian kewenangan, melainkan tanggung jawab menghadirkan pelayanan publik yang nyata. Karena itu, penguatan kelembagaan dan sumber daya manusia menjadi hal yang sangat penting.

"Otonomi daerah harus diiringi ikhtiar berkelanjutan untuk memperkuat kelembagaan dan sumber daya manusia," urainya.

Pada hari yang sama, Pemprov DKI Jakarta juga menggelar upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026 di halaman Balai Kota DKI Jakarta. Upacara tersebut dipimpin Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Uus Kuswanto, yang membacakan amanat Mendagri.

"Tema Hari Otonomi Daerah 2026, 'Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita', mencerminkan kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal secara optimal," kata Uus.

Pemprov DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi, kolaborasi, dan sinergi dengan pemerintah pusat. Semangat otonomi daerah diharapkan mampu mendorong pembangunan yang adil, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Luar Negeri
Kematian Arsitek Ekonomi Zh...
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.