Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karhutla Melanda Hutan Lindung Bangka, Manggala Agni Bergerak Padamkan Api.

📅 Minggu, 16 Agu 2026, 13:05 WIB | Oleh:
Karhutla Melanda Hutan Lindung Bangka, Manggala Agni Bergerak Padamkan Api. Doc: Antara Foto
Ket. Personel Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan berjibaku memadamkan kebakaran hutan lindung di Desa Mapur Kabupaten Bangka, Jumat (14/8).

Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan (Kemenhut) berhasil memadamkan dua kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Hutan Lindung Desa Mapur, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

"Atas permintaan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Babel, kami mengerahkan satu tim untuk membantu pemadaman karhutla selama musim kemarau ekstrem ini," kata Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kemenhut Ferdian Krisnanto di Pangkalpinang, Minggu.

Ia mengatakan selama dua hari terakhir Jumat (14/8) hingga Sabtu (15/8) personel Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera yang dikerahkan di Kabupaten Bangka telah berhasil memadamkan dua karhutla di dua titik.

Dua kejadian karhutla yang berhasil dipadamkan pada Jumat (14/8) terdapat di Desa Mapur Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka, seluas 0,5 hektare.

Selanjutnya, pemadaman karhutla yang kembali terjadi di Desa Mapur Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka, pada Sabtu (15/8). Kebakaran tersebut menyebabkan luas karhutla bertambah sekitar dua hektare dengan tipe kebakaran permukaan dan bawah, karena lahan terbakar merupakan lahan gambut.

"Tim Manggala Agni mendapatkan informasi, langsung merespons dan melaksanakan pemadaman darat di lokasi Desa Mapur tersebut, untuk mencegah kebakaran yang lebih besar di daerah itu," ujarnya.

Dalam memadamkan kebakaran hutan lindung Desa Mapur, Kabupaten Bangka, pihaknya mengerahkan satu mobil angkut personel, satu mobil air tedmon, satu colapsible tank, dua pompa jinjing,  dan peralatan tangan.

"Saat ini kondisi eskalasi kenaikan karhutla juga terjadi di Bangka dan beberapa waktu lalu terlihat dari citra satelit. Salah satu penghasil asap Sumatera juga dari Bangka," katanya.

Menurut dia, sudah beberapa tahun belakangan ini pihaknya bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Bangka untuk menangani karhutla. Kegiatan patroli dan pembentukan serta pembinaan Masyarakat Peduli Api (MPA) juga sudah dilaksanakan di beberapa desa rawan kebakaran.

"Kami mengirimkan satu tim personel dari Daops Manggala Agni Banyuasin Sumsel untuk membantu dan saat ini masih melaksanakan operasi," katanya.

Ia mengimbau kondisi saat ini sangat rawan. Dengan musim kemarau yang disertai El Nino kuat, kata dia, masyarakat diimbau tidak membuka lahan atau kebun dengan membakar.

"Kami mengimbau masyarakat tidak membakar lahan, kalau bisa jangan membakar sampah di tempat tempat rawan dan meninggalkan api yang masih menyala. Jangan sampai perilaku kita merugikan dan merusak alam ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Ekonomi
RAPBN dan Nota Keuangan tah...
Daerah
Evakuasi kapal Mentawai Fas...
Daerah
Prosesi Maria Assumpta Nusa...
Megapolitan
Gubernur Pramono Lepas Pese...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.