Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pascagempa M6,4 di Simalungun, KAI Divre Sumut Pastikan Jalur Kereta Api Aman

3 Minggu, 16 Agu 2026, 13:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pascagempa M6,4 di Simalungun, KAI Divre Sumut Pastikan Jalur Kereta Api Aman Pascagempa M6,4 di Simalungun, KAI Divre Sumut Pastikan Jalur Kereta Api Aman Doc: ANTARA
Ket. Kereta api bersiap melakukan perjalanan dari Stasiun Medan.

MEDAN - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara memastikan perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Utara tetap aman pascagempa bumi berkekuatan M6,4 yang mengguncang wilayah Simalungun, pada Sabtu (15/8) sore.

Manager Humas Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, di Medan, Minggu, mengatakan bahwa KAI sempat memberlakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) terhadap seluruh perjalanan kereta api sebagai langkah pencegahan guna memastikan kondisi jalur dan prasarana aman sebelum operasional dilanjutkan.

"Keselamatan merupakan prioritas utama KAI. Setelah menerima informasi gempa, kami langsung berkoordinasi dengan unit terkait dan memberlakukan BLB terhadap seluruh perjalanan kereta api. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi jalur dan prasarana aman sebelum operasional dilanjutkan," katanya.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada Sabtu (15/8) pukul 17.54 WIB dengan magnitudo 6,4 dan kedalaman 163 kilometer.

Pusat gempa berada sekitar 10 kilometer tenggara Simalungun, Sumatera Utara. Getaran gempa turut dirasakan masyarakat di Kota Tebing Tinggi, Kabanjahe, Limapuluh, Simalungun Raya, Kota Pematangsiantar, hingga Pangururan.

Pemeriksaan secara menyeluruh dilakukan oleh tim KAI Divre I Sumatera Utara yang mencakup kondisi jalur rel, bangunan stasiun, hingga prasarana perkeretaapian lainnya untuk memastikan tidak ada kerusakan yang berpotensi membahayakan perjalanan.

Pada pukul 18.50 WIB, pemeriksaan prasarana di seluruh wilayah Sumatera Utara selesai dilakukan dan dinyatakan aman. Selanjutnya, operasional kereta api mulai dijalankan kembali secara bertahap sesuai dengan batas kecepatan yang diizinkan.

Penerapan prosedur pengamanan BLB tersebut sempat menyebabkan keterlambatan pada sejumlah perjalanan kereta api di Sumatera Utara hingga 52 menit karena harus menunggu jalur selesai diperiksa.

"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan akibat keterlambatan perjalanan ini. KAI akan terus memantau perkembangan situasi pascagempa serta memastikan seluruh prasarana di wilayah Divre I Sumatera Utara berada dalam kondisi siap dan aman untuk digunakan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Luar Negeri
Serangan Siber Ganggu Siste...

Stok Cadangan Beras Nasional Capai 4,5 Juta Ton

30 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Stok Cadangan Beras Nasiona...

Uji Publik Calon Anggota KND

53 menit yang lalu | Ones

Nasional
Uji Publik Calon Anggota KND

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Pemerintah Siapkan Stimulus...
Ekonomi
Perkembangan Inflasi Indone...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.