Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bikin Geger! Polda Jatim Selidiki Motif Pria di Balik Pelemparan Bom Molotov

📅 Minggu, 16 Agu 2026, 15:03 WIB | Oleh:
Bikin Geger! Polda Jatim Selidiki Motif Pria di Balik Pelemparan Bom Molotov Doc: Antara foto
Ket. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast.

SURABAYA - Aparat Kepolisian Daerah Jawa Timur mendalami motif seorang pria yang diamankan karena diduga berkaitan dengan pelemparan benda diduga bom molotov ke Pos Lantas Margorejo dan Pos Lantas Cito pada Sabtu (15/8) malam.

“Penyidik masih mendalami motif, rangkaian peristiwa, barang bukti yang ditemukan, serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast di Surabaya, Minggu.

Jules mengatakan Polrestabes Surabaya mengamankan pria tersebut setelah melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk pemeriksaan saksi, analisis rekaman kamera pengawas (CCTV), serta pendalaman terhadap sejumlah petunjuk dan barang bukti.

Pria tersebut masih menjalani pemeriksaan secara intensif. Penyidik juga mendalami rangkaian peristiwa, barang bukti yang ditemukan, dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.

“Terkait adanya anggota kepolisian yang mengalami luka dalam kejadian tersebut, benar terdapat satu anggota yang mengalami luka dan telah mendapatkan penanganan medis,” ujarnya.

Jules menegaskan Polda Jatim belum dapat menyampaikan kesimpulan mengenai motif maupun hal lain yang masih menjadi materi pemeriksaan karena proses penyidikan masih berlangsung.

“Polda Jawa Timur memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan berdasarkan fakta serta alat bukti,” katanya.

Ia memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Surabaya tetap aman, kondusif, dan terkendali.

Pos pelayanan kepolisian yang menjadi lokasi kejadian tetap dapat digunakan dan pelayanan kepada masyarakat berjalan seperti biasa.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi, spekulasi, maupun narasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya terkait kejadian tersebut,” katanya.

Masyarakat juga diminta tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi. Apabila mengetahui informasi terkait kejadian tersebut atau aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, masyarakat diimbau segera melaporkannya kepada kepolisian.

Laporan dapat disampaikan melalui kantor kepolisian terdekat atau layanan kepolisian 110 yang bebas pulsa dan tersedia selama 24 jam.

Polda Jatim bersama jajaran mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban serta tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri, orang lain, maupun fasilitas pelayanan publik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Luar Negeri
Kematian Arsitek Ekonomi Zh...
Daerah
Penurunan jumlah penduduk m...
Luar Negeri
Korban Gempa Kolombia Terus...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.