Bandara Kertajati Dinilai Perlu Terapkan Layanan Mecca Route untuk Kelancaran Pemberangkatan Jemaah Haji
📅 Rabu, 22 Apr 2026, 16:30 WIB | Oleh: SriyonoMAJALENGKA - Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina mendorong penerapan layanan Mecca Route di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka, Jabar, guna meningkatkan kelancaran pemberangkatan jemaah calon haji.
“Sampai detik ini semua berjalan dengan baik, tetapi memang catatan kami bahwa untuk ke depan, dari Bandara Embarkasi Kertajati ini harus ada pelayanan Mecca Route,” kata Selly di BIJB Kertajati Majalengka, Rabu (22/4).
Ia menyebutkan layanan Mecca Route dinilai penting untuk memangkas proses keimigrasian, khususnya saat jamaah calon haji tiba di Bandara Madinah, Arab Saudi.
Dengan layanan tersebut, kata Selly, setiap calon haji dapat langsung menuju bus dan hotel tanpa melalui antrean pemeriksaan keimigrasian.
Ia menuturkan saat ini, jamaah calon haji dari Embarkasi Kertajati masih harus menjalani proses pemeriksaan keimigrasian setibanya di Arab Saudi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selly mengatakan layanan Mecca Route baru diterapkan di empat embarkasi, yakni Soekarno-Hatta, Solo, Makassar, dan Surabaya.
“Ini menjadi catatan saya agar pola Mecca Route ini jangan hanya diterapkan di empat embarkasi yang sudah berlangsung, tetapi bisa dilakukan untuk di beberapa embarkasi lainnya,” katanya.
Pada sisi lain, ia menyampaikan pemberangkatan kloter pertama dari Embarkasi Kertajati pada musim haji tahun ini berjalan lancar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengemukakan total calon haji yang diberangkatkan, mencapai sekitar 445 orang dan kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi sebagai bentuk dukungan pemerintah.
Selly memastikan secara umum pelayanan untuk calon haji mulai dari asrama hingga proses di bandara, telah berjalan sesuai harapan.
Sementara itu, Executive General Manager BIJB Kertajati Nuril Huda mengatakan operasional pemberangkatan haji pada 2026 di bandara tersebut melayani sebanyak 40 kelompok terbang (kloter), naik dibandingkan 2025 yang mencapai 28 kloter.
Selain itu, kata dia, cakupan wilayah pelayanan juga meningkat menjadi 19 kabupaten dan kota di Jabar dari sebelumnya sekitar 10 daerah.
Nuril menambahkan, ke depan potensi penambahan wilayah masih terbuka seiring hampir rampungnya pembangunan Asrama Haji di Indramayu serta didukung kapasitas bandara yang mampu melayani hingga 18 pergerakan pesawat per jam.
“Jadi yang perlu teman-teman ketahui bahwa Notification Airport Capacity (NAC) kita, atau kapasitas bandara dalam melayani suatu penerbangan itu, kita bisa mencapai 18 pergerakan per jam (take-off/landing),” kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!