Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketua DPR Sebut Harga Plastik Mahal Jadi Momentum Beralih ke Bahan Alami

📅 Jumat, 17 Apr 2026, 18:15 WIB | Oleh:
Ketua DPR Sebut Harga Plastik Mahal Jadi Momentum Beralih ke Bahan Alami Doc: Humas DPR RI
Ket. Ketua DPR RI, Puan Maharani

JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani menganggap kenaikan harga plastik sebagai peluang. Ia mendorong masyarakat untuk menggunakan kembali kemasan tradisional yang berasal dari bahan-bahan organik yang ramah lingkungan.

Puan menilai beban ekologi penggunaan plastik sangat tinggi meski bahan tersebut memberikan kesan praktis setiap hari. Menurut dia, lonjakan harga plastik saat ini merupakan waktu yang tepat untuk memulai transisi menuju ekonomi hijau nasional.

“Meskipun plastik dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari karena kepraktisannya, kita ketahui bersama beban ekologinya sangat tinggi. Maka kenaikan harga plastik bisa menjadi momentum untuk kita beralih ke ekonomi hijau,” kata Puan di Jakarta, Rabu (15/4) lalu.

Harga plastik di tanah air dilaporkan melonjak drastis hingga angka 80 persen pada April 2026. Ketergantungan industri terhadap bahan baku impor mencapai 60 persen sehingga memicu krisis pasokan dalam negeri.

Puan menyoroti dampak kenaikan biaya tersebut yang paling menekan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Menurut dia, pengusaha makanan dan minuman sangat kesulitan karena selama ini sangat bergantung pada kemasan plastik sekali pakai.

“Harga plastik melonjak hingga berkali-kali lipat dan pasokannya mulai sulit diperoleh. Kondisi ini menyebabkan pelaku usaha kecil yang selama ini memiliki keuntungan terbatas semakin kesulitan secara ekonomi,” kata Puan.

Ketua DPR RI tersebut menyarankan pedagang untuk memanfaatkan model kearifan lokal sekarang. Ia mengusulkan penggunaan daun sebagai alternatif utama pembungkus pangan karena harganya jauh lebih terjangkau bagi pelaku usaha.

“Di pendahulu kita dulu, penggunaan kemasan dari bahan alami seperti daun menjadi alternatif utama. Pedagang makanan atau pangan bisa kembali memanfaatkan kemasan ramah lingkungan seperti itu,” ucap Puan.

Penggunaan daun jati atau daun pisang terbukti efektif dalam menjaga kesegaran serta aroma harum pada makanan. Pemakaian bahan organik dapat meningkatkan nilai jual produk karena memberikan kesan unik dan menarik bagi konsumen.

“Dengan memakai kemasan dari bahan organik, pelaku usaha tak hanya bisa menghindari tekanan ekonomi karena tingginya bahan baku dari impor. Tetapi juga bisa menambah nilai jual,” ujar Puan.

Puan menegaskan bahwa penggunaan bahan alami sangat mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Menurut dia, pengelolaan limbah organik jauh lebih mudah serta dapat mendukung kelestarian ekosistem bumi secara jangka panjang.

“Kemasan organik yang sarat terhadap kearifan lokal juga merupakan inovasi ekonomi kreatif. Selain mendukung warisan budaya Indonesia, kita juga turut mengkampanyekan gerakan ramah lingkungan,” ujar Puan.

Lanjutnya, sampah plastik dunia saat ini sudah mencemari ekosistem perairan hingga mencapai puluhan juta ton setiap tahun. Puan mengajak semua pihak mencari alternatif kemasan lain guna mengurangi beban limbah yang merusak kemampuan adaptasi alam.

“Jadi semangat kita di sini adalah, selagi harga plastik sedang tinggi harganya, kita bisa mencari alternatif penggunaan kemasan lain. Yang sekaligus mengurangi sampah plastik,” ucap Puan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mau Meliput Krakatau, 5 Wartawan “Hilang” Sudah Ditemukan, Mampir di Pulau yang Susah Sinyal
    Syukurlah ....
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
Ekonomi
Panen raya bawang merah di ...

Semburan asap di Pasar Baru

3 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Semburan asap di Pasar Baru
Advertisement
Basarnas Cari Lima Wartawan yang Hilang Kontak saat Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau

Basarnas Cari Lima Wartawan yang Hilang Kontak saat Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.