Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Abu Vulkanik Sampai Bogor, Seberapa Aman Udara yang Kita Hirup? Ini Langkah Pemkot

📅 Senin, 07 Sep 2026, 04:14 WIB | Oleh:
Abu Vulkanik Sampai Bogor, Seberapa Aman Udara yang Kita Hirup? Ini Langkah Pemkot Doc: Antara foto
Ket. Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin di Balai Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/9).

KOTA BOGOR - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, akan melakukan pemantauan dan mengumumkan kondisi kualitas udara setiap hari menyusul paparan abu vulkanik yang mencapai wilayah tersebut.

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin di Bogor, Minggu malam, mengatakan berdasarkan hasil penelaahan terbaru, kualitas udara Kota Bogor berada pada angka 83 atau kategori sedang.

"Insyaallah setiap hari Pemkot akan meng-update status kualitas udara, sehingga masyarakat tidak bertanya-tanya bagaimana kondisi udara yang sebenarnya di Kota Bogor," kata Jenal.

Ia menjelaskan Pemkot Bogor akan mendapatkan alat stasiun pemantauan kualitas udara dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) pada Senin (7/9).

Alat tersebut akan digunakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor untuk memperoleh data terbaru mengenai kondisi udara setelah wilayah tersebut terdampak sebaran abu vulkanik.

"Siang kita akan dipinjamkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup, sehingga sore kita akan coba ukur dan semoga ada hasil. Yang hari ini 83, mudah-mudahan besok lebih baik lagi," ujarnya.

Meski kualitas udara masih berada pada kategori sedang, Jenal mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan. Warga yang ingin berolahraga untuk sementara dianjurkan memilih aktivitas di dalam ruangan.

Menurut dia, pembatasan aktivitas tidak hanya ditujukan kepada peserta didik, tetapi juga masyarakat secara umum sebagai langkah antisipasi terhadap paparan abu vulkanik.

"Kondisinya adalah sedang atau biru. Boleh beraktivitas, tapi kita batasi," kata Jenal.

Sebagai bagian dari mitigasi, Pemkot Bogor juga menyiapkan sekitar 250 ribu masker untuk dibagikan kepada kelompok masyarakat yang menjadi sasaran prioritas.

Selain itu, petugas melakukan penyemprotan di jalan protokol, fasilitas publik, trotoar, serta tanaman untuk membersihkan material abu yang menempel. Penyemprotan mulai dimaksimalkan sejak Minggu malam.

Pemkot juga akan memantau kemungkinan dampak kesehatan melalui Dinas Kesehatan dengan memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sejumlah wilayah.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik.

Sementara itu, Pemkot Bogor telah menetapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi peserta didik pada 7-8 September 2026 sebagai bagian dari langkah perlindungan terhadap dampak abu vulkanik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.