Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapal Tanker Tiongkok Lolos dari Blokade Angkatan Laut AS di Selat Hormuz

📅 Selasa, 14 Apr 2026, 18:06 WIB | Oleh:
Kapal Tanker Tiongkok Lolos dari Blokade Angkatan Laut AS di Selat Hormuz Doc: Istimewa
Ket. Rich Starry adalah kapal tanker berukuran sedang yang membawa sekitar 250.000 barel metanol.

BEIJING - Sebuah kapal tanker minyak Tiongkok melewati Selat Hormuz pada Sslasa (14/4) meskipun ada blokade Angkatan Laut Amerika Serikat terhadap jalur pelayaran utama tersebut.

Dikutip dari Militarnyi, Reuters melaporkan bahwa kapal Rich Starry adalah kapal pertama yang berhasil melewati selat dan meninggalkan Teluk Persia sejak blokade dimulai.

Baik kapal tanker maupun pemiliknya, Shanghai Xuanrun Shipping Co Ltd, berada di bawah sanksi AS karena bekerja sama dengan Iran.

Rich Starry adalah kapal tanker berukuran sedang yang membawa sekitar 250.000 barel metanol.

Muatan tersebut dimuat di pelabuhan Hamriyah di Uni Emirat Arab, pelabuhan terakhir yang disinggahi kapal tersebut.

Perlu juga dicatat bahwa kapal tanker tersebut dimiliki oleh perusahaan Tiongkok, dan awak kapalnya terdiri dari warga negara Tiongkok.

Kapal tanker lain yang dikenai sanksi, Murlikishan, memasuki selat pada tanggal 14 April. Kapal tersebut diperkirakan akan memuat bahan bakar minyak di Irak pada tanggal 16 April.

Kapal tanker tersebut sebelumnya digunakan untuk mengangkut minyak Russia dan Iran.

Pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran dimulai pada hari Sabtu, 11 April, di Islamabad, tetapi kedua pihak dengan cepat menghadapi perbedaan pendapat yang serius – khususnya mengenai kendali atas Selat Hormuz.

Iran bersikeras memperketat kontrol atas selat tersebut dan tidak mengesampingkan kemungkinan membatasi lalu lintas kapal. Para pejabat di Teheran juga mengatakan bahwa langkah-langkah tersebut bisa jadi merupakan respons terhadap serangan Israel baru-baru ini di wilayah tersebut.

Amerika Serikat, di pihak lain, mendukung terjaganya kebebasan navigasi dan kelancaran lalu lintas di selat tersebut. Washington menganggap setiap upaya untuk membatasi lalu lintas maritim tidak dapat diterima.

Pada tanggal 9 April, Korps Garda Revolusi Islam mulai mengizinkan kapal-kapal untuk melewati Selat Hormuz hanya dengan membayar biaya dan dalam jangkauan kemampuan serangan mereka sendiri.

Sebagai tanggapan, pada tanggal 12 April, Donald Trump memerintahkan Angkatan Laut AS untuk memulai blokade penuh terhadap Selat Hormuz, salah satu jalur energi utama dunia, dan untuk menahan kapal-kapal yang membayar biaya transit ke Iran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...

Qatar Risaukan Konflik di Selat Bab al-Mandab

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Qatar Risaukan Konflik di S...
Daerah
Kota Bandung Gaungkan Seman...

Pemkot Bandung Gaspol Gelar Gerakan Pangan Murah

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung Gaspol Gelar...
Advertisement
Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

17 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.