Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dampak Perang di Timur Tengah Harus Diantisipasi dengan Kebijakan Tepat

📅 Jumat, 03 Apr 2026, 20:00 WIB | Oleh:

Wartawan senior Usman Kansong mengungkapkan dalam lima hari perang antara AS-Israel dan Iran ini, masyarakat Indonesia bertanya-tanya apakah bisa merayakan Lebaran?

Karena, ujar Usman, saat ini masyarakat khawatir apakah ada cukup bahan bakar untuk kendaraan mudik.

Usman membayangkan pada situasi ini presiden memberi penjelasan secara transparan kepada masyarakat dampak ekonomi yang dialami Indonesia akibat perang AS-Iran.

Presiden, ujar Usman, harus mampu membangun solidaritas masyarakat dengan menyajikan mitigasi ekonomi yang akan dihadapi.

Usman berharap Indonesia menyikapi konflik AS-Iran ini dengan langkah nyata seperti antara lain keluar dari keanggotaan Board of Peace dan merealokasi anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis ke anggaran subsidi bahan bakar minyak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
KAI Catat Volume Angkutan P...
Daerah
KAI: Kunjungan Wisata Solo ...
Nasional
Kedatangan Jupiter Aerobati...

KPK geledah rumah Silmy Karim

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
KPK geledah rumah Silmy Karim
Nasional
Bandara ditutup sementara t...

Tumpukan sampah di Sungai Kalibaru Bogor

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Tumpukan sampah di Sungai K...
Ekonomi
BPOM temukan jutaan kosmeti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.