Dampak Perang di Timur Tengah Harus Diantisipasi dengan Kebijakan Tepat
📅 Jumat, 03 Apr 2026, 20:00 WIB | Oleh: SriyonoDenni memperkirakan akan terjadi lonjakan harga minyak di awal perang sebesar 8%-10%. Bila perang semakin lama akan terjadi kenaikan harga minyak yang lebih besar.
Menurut Denni, dampak bagi Indonesia akan terlihat pada inflasi, neraca perdagangan eksternal, nilai tukar Rupiah, dan fiskal.
Denni menyarankan agar pemerintah fokus mengalokasikan anggaran untuk memberi perlindungan kepada kelompok masyarakat rentan yang terdampak gejolak ekonomi yang terjadi.
Menurut Denni, kondisi ekonomi domestik akan menjadi penentu bila terjadi guncangan ekonomi dunia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ketua Departemen Ilmu Hubungan Internasional, Universitas Indonesia Broto Wardoyo berpendapat, perang yang terjadi antara AS-Israel dan Iran adalah terkait dengan upaya paksa pergantian rezim oleh AS.
Menurut Broto, sejatinya AS sudah menyerang Iran dua kali pada Juni 2025 dan Februari 2026.
Serangan AS ke Iran pada Juni 2025, tambah Broto, menyasar sejumlah fasilitas nuklir di Iran, pembunuhan ahli nuklir dan komandan militer.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada serangan Februari 2026 lalu, ungkap Broto, ditujukan untuk memutus rantai kepemimpinan dan struktur komando militer.
Dosen Hubungan Internasional, Universitas Pertahanan RI Hendra Manurung berpendapat bahwa apa yang dilakukan Iran dalam merespons serangan AS-Israel merupakan hal yang wajar.
Hendra menilai, tidak mungkin Iran menggunakan nuklir untuk senjata pemusnah massal, seperti yang dituduhkan AS dan Israel.
Karena, tambah dia, Iran adalah penandatangan perjanjian nuklir untuk perdamaian.
Sehingga, jelas Hendra, terjadi pergeseran tujuan yang signifikan oleh AS dalam serangan yang dilakukan terhadap Iran.
Menurut Hendra, intervensi AS untuk menumbangkan rezim yang berkuasa di sejumlah negara, kerap kali menyisakan konflik berkepanjangan di negara yang bersangkutan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!