Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenekraf: Teknologi Gamifikasi bisa jadi Alat Promosi Produk Ekraf dan Dongkrak Pariwisata RI

📅 Sabtu, 08 Agu 2026, 14:57 WIB | Oleh:
Wamenekraf: Teknologi Gamifikasi bisa jadi Alat Promosi Produk Ekraf dan Dongkrak Pariwisata RI Doc: ANTARA/HO-Kemenekraf
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar (tengah), berdialog dengan Owner & CEO Digital Lab Rusia, Anton Kuchin (kiri) saat menerima audiensi dari Manna Indonesia Group dan pengembang gim asal Rusia, Digital Lab di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, Kamis (6/8).

JAKARTA - Wakil Menteri Ekraf Irene Umar menilai pengembangan teknologi gamifikasi berpotensi menjadi media promosi yang mampu menghubungkan pengalaman digital dengan aktivitas di dunia nyata.

Untuk itu, Kementerian Ekonomi Kreatif mendukung pengembangan teknologi gamifikasi untuk mempromosikan destinasi wisata, budaya, dan produk unggulan ekonomi kreatif Indonesia ke pasar global melalui kolaborasi dari pengembang gim lintas negara.

“Konsep ini menarik karena tidak hanya menghadirkan pengalaman bermain, tetapi juga mengajak pengguna berinteraksi langsung dengan destinasi, kegiatan, dan potensi kreatif yang dimiliki Indonesia. Pendekatan seperti ini membuka peluang baru untuk memperkenalkan kekayaan Indonesia melalui pengalaman digital yang lebih menarik,” ujar Irene dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Menurutnya, konsep tersebut dapat mendorong masyarakat untuk mengeksplorasi destinasi, mengikuti berbagai kegiatan, serta mengenal produk kreatif Indonesia melalui pengalaman yang lebih interaktif.

Peluang pengembangan ini dibahas bersama Manna Indonesia Group dan pengembang gim asal Rusia, Digital Lab, yang menawarkan pengembangan gim yang mengintegrasikan eksplorasi destinasi, penyelesaian misi, pengumpulan digital stamp, hingga pemanfaatan layanan dan produk lokal sebagai bagian dari pengalaman bermain.

Owner & CEO Digital Lab Rusia, Anton Kuchin, mengatakan Indonesia dipilih sebagai negara prioritas di Asia Tenggara karena memiliki pasar digital yang besar serta ekosistem ekonomi kreatif yang terus berkembang.

Menurutnya, konsep tersebut selain dirancang untuk mempromosikan destinasi, budaya, dan produk lokal Indonesia, namun juga membuka peluang kemitraan dengan pelaku industri, komunitas, maupun mitra bisnis melalui platform digital yang terintegrasi.

“Indonesia memiliki potensi besar untuk pengembangan proyek ini, baik dari sisi pasar digital maupun ekosistem industri kreatifnya. Kami berharap konsep yang kami tawarkan dapat memperkenalkan destinasi, budaya, dan produk kreatif Indonesia kepada lebih banyak masyarakat melalui pendekatan gamifikasi,” ujar Anton.

Sebagai tindak lanjut, Kementerian Ekraf membuka peluang sinergi dengan berbagai kementerian, lembaga, serta mitra strategis sesuai kewenangan masing-masing dalam mendukung pengembangan konsep tersebut.

Kementerian Ekraf juga siap memfasilitasi koneksi dengan talenta kreatif, pengembang gim, studio, komunitas, hingga UMKM agar teknologi dan model bisnis yang telah dikembangkan dapat dipadukan dengan kekayaan konten kreatif Indonesia.

Irene mengatakan melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, manfaat yang dapat dirasakan pelaku industri kreatif akan lebih luas dan menjangkau lebih banyak ekosistem ekonomi kreatif.

Audiensi juga membahas peluang pengembangan ekosistem gim yang menghubungkan teknologi dengan promosi destinasi, budaya, dan produk ekonomi kreatif Indonesia. Pertemuan tersebut membuka ruang kolaborasi antara Kementerian Ekraf, Manna Indonesia Group, dan Digital Lab Rusia untuk mengeksplorasi pengembangan konsep gim berbasis gamifikasi sesuai kewenangan masing-masing pihak. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.