Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertamina Raih Anugerah Avirama Nawasena 2026

📅 Jumat, 13 Feb 2026, 16:27 WIB | Oleh:
Pertamina Raih Anugerah Avirama Nawasena 2026 Doc: istimewa

BANDUNG – PT Pertamina (Persero) meraih penghargaan Anugerah Avirama Nawasena 2026 atas produk inovasi berkelanjutan yang digelar Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) di ITB Kampus Ganesha, pada Rabu,  11 Februari 2026

Pertamina meraih penghargaan dalam kategori Kelompok Korporasi yang berhasil menjadi pionir dalam mengembangkan Sustainable Aviation Fuel (SAF), bahan bakar pesawat ramah lingkungan bersertifikat internasional pertama di Kawasan Asia Tenggara.

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan inovasi pengembangan SAF sebagai bagian dari upaya Perusahaan melakukan dekarbonisasi sektor aviasi. 

"Produk ini tidak hanya menghadirkan bahan bakar rendah karbon, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi sirkular serta memperkuat sinergi multipihak dalam mendukung transisi energi nasional," ujar Muhammad Baron. 

SAF Pertamina, imbuh Baron diproduksi  melalui proses co-processing di fasilitas Green Refinery RU IV Cilacap dengan memanfaatkan bahan baku Used Cooking Oil (UCO). 

"Inisiatif ini semakin menegaskan komitmen Pertamina terhadap penerapan prinsip ESG secara nyata dan terukur. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa langkah strategis Pertamina dalam mengakselerasi transformasi energi rendah karbon berada pada jalur yang tepat," imbuh Baron. 

Sebagai perusahaan energi nasional, lanjut Baron, Pertamina siap memperluas ragam inovasi berkelanjutan selain SAF dan memperkuat kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk mendukung transisi energi yang adil, inklusif, dan berkelanjutan di Indonesia. 

Baron menambahkan, capaian ini sekaligus mempertegas implementasi Dual Growth Strategy Pertamina, yaitu memaksimalkan bisnis energi eksisting sekaligus membangun bisnis rendah karbon sebagai fondasi pertumbuhan berkelanjutan ke depan.

Guru Besar SBM ITB  Prof. Donald Crestofel Lantu menyampaikan selamat kepada Pertamina atas keberhasilannya meraih Anugerah Avirama Nawasena 2026 kategori Korporasi dalam Inovasi Produk Berkelanjutan. 

'Penghargaan ini diberikan atas inovasi Pertamina Sustainable Aviation Fuel (SAF), bahan bakar pesawat ramah lingkungan berbasis minyak jelantah yang mampu menurunkan emisi karbon sekaligus mendorong penerapan ekonomi sirkular dan dekarbonisasi sektor aviasi nasional," ujar Donald. 

Menurutnya, produksi SAF di Kilang Cilacap dengan dukungan Katalis Merah Putih mencerminkan integrasi nyata antara agenda ESG Pertamina—khususnya pada pilar lingkungan melalui penurunan emisi, pilar sosial melalui pemanfaatan limbah domestik bernilai tambah, serta pilar tata kelola melalui penguatan kemandirian teknologi nasional.

"ITB berperan strategis sebagai mitra pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam lahirnya Katalis Merah Putih, yang menjadi fondasi penting bagi inovasi energi berkelanjutan nasional," imbuh Donald. 

Kolaborasi ini, lanjut Donald, menunjukkan bagaimana sinergi antara BUMN dan perguruan tinggi dapat menghasilkan solusi berdampak tinggi bagi ketahanan energi, keberlanjutan lingkungan, dan daya saing Indonesia di tingkat global.

Koordinator United Nations Principles for Responsible Management Education (UN PRME) – SBM ITB, Institusi Penyelenggara Anugerah Avirama Nawasena Melia Famiola, STP, MT, PhD mengatakan Pertamina layak menjadi pemenang Anugerah Avirama Nawasena (AAN) pada kategori Inovasi Produk Berkelanjutan, karena menunjukkan komitmen nyata dalam menghadirkan inovasi yang mendukung transisi energi menuju sumber energi terbarukan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Gaji PPPK Dibayar APBN, Gub...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.