Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lengang, One Way di Ruas Tol Cipali Dihentikan pada H-1 Lebaran

📅 Jumat, 20 Mar 2026, 17:00 WIB | Oleh:
Lengang, One Way di Ruas Tol Cipali Dihentikan pada H-1 Lebaran Doc: antara foto
Ket. Arus lalu lintas di Tol Cipali yang kembali normal.

SUBANG - Rekayasa lalu lintas one way di ruas jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) pada musim mudik lebaran tahun ini resmi dihentikan karena kondisi kendaraan yang lengang dan kembali normal, Jumat (20/3) siang.

Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, dalam keterangannya di Subang, Jabar, Jumat menyampaikan pada H-1 Lebaran ini, pukul 14.22 WIB rekayasa lalu lintas one way nasional telah selesai dan sudah dinormalisasi.

Seiring dengan hal tersebut, maka saat ini, ruas Tol Cikopo-Palimanan KM 72-188 sudah dapat dilalui dua arah (normal), baik dari arah Cirebon menuju Jakarta maupun sebaliknya.

Sementara itu, berdasarkan data periode pukul 00.00 WIB hingga 15.00 WIB, tercatat sekitar 22 ribu kendaraan telah melintasi ruas Tol Cipali melewati eks Gerbang Tol Cikopo menuju arah Cirebon.

Jumlah tersebut lebih rendah 68,4 persen dibandingkan periode waktu yang sama pada hari sebelumnya, dengan rata-rata sekitar 1.400 kendaraan per jam.

Astra Tol Cipali mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, jaga jarak aman, serta persiapkan kondisi kendaraan dan fisik yang prima sebelum melakukan perjalanan.

Sementara itu, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menyampaikan, rekayasa lalu lintas contraflow di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek dari KM 36 sampai KM 70 yang sebelumnya diberlakukan secara situasional dengan skema buka-tutup sejak 17 Maret 2026 hingga Jumat, atas diskresi kepolisian resmi dihentikan.

Saat ini, kondisi lalu lintas di ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek telah kembali normal di kedua arah.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo menyampaikan penghentian rekayasa lalu lintas dilakukan setelah mempertimbangkan perkembangan volume kendaraan yang telah menunjukkan kondisi lebih terkendali.

“Setelah sebelumnya rekayasa lalu lintas contraflow diberlakukan secara situasional dengan skema buka-tutup sejak 17 Maret 2026. Berdasarkan monitoring lalu lintas di lapangan, puncak volume kendaraan terjadi pada 18 Maret 2026. Selanjutnya, pada 19 Maret 2026 shift 3 hingga 20 Maret 2026, volume lalu lintas di kedua arah terpantau cukup terkendali sehingga dilakukan normalisasi lalu lintas dan contraflow dihentikan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Luar Negeri
Houthi Bakar Fasilitas Ener...
Advertisement
Gubernur DKI: PJJ Jakarta Berakhir, Sekolah Kembali Normal Besok

Gubernur DKI: PJJ Jakarta Berakhir, Sekolah Kembali Normal Besok

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.