Stok Digenjot! Bulog Antisipasi Kelangkaan MinyaKita Selama Ramadhan
📅 Minggu, 22 Feb 2026, 14:55 WIB | Oleh: Tim PenulisDia berharap optimalisasi stok tersebut mampu menjaga ketersediaan MinyaKita di pasaran sehingga tidak terjadi kelangkaan atau lonjakan harga.
Dengan penguatan stok hingga 100 ribu ton, Bulog memastikan kebutuhan minyak goreng rakyat di berbagai daerah tetap terpenuhi sepanjang Ramadhan hingga Lebaran dengan harga di tingkat konsumen Rp15.700 per liter.
Lebih lanjut Rizal menjelaskan kebijakan terbaru distribusi MinyaKita mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 43 Tahun 2025 tentang Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat, yang mengatur penugasan DMO sebesar 35 persen dari total nasional.
Penugasan tersebut kini diberikan kepada BUMN, yakni Bulog, ID FOOD, dan Agrinas Palma, menggantikan skema sebelumnya yang menyerahkan distribusi MinyaKita kepada pihak swasta.
Sebaiknya Anda baca juga:
Melalui pengaturan baru itu, penyaluran MinyaKita tidak lagi melalui distributor, melainkan langsung dari Bulog, ID FOOD, dan Agrinas Palma kepada pengecer di pasar.
Distribusi difokuskan ke pasar-pasar SP2KP dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp15.700 per liter, sementara harga tebus dari gudang Bulog ditetapkan Rp14.500 per liter.
Dengan selisih Rp1.200 per liter, Bulog berharap pengecer tetap memperoleh margin wajar sehingga harga MinyaKita terkendali dan pasokan minyak goreng rakyat tetap stabil.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sehingga daerah-daerah tidak kekurangan lagi stok Minyakita," kata Rizal.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!