Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Imbas Tekanan terhadap Denmark, Uni Eropa Khawatir Tarif Trump Renggangkan Solidaritas

📅 Minggu, 18 Jan 2026, 23:26 WIB | Oleh:
Imbas Tekanan terhadap Denmark, Uni Eropa Khawatir Tarif Trump Renggangkan Solidaritas Doc: AFP

LONDON - Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Presiden Dewan Eropa Antonio Costa, Sabtu (17/1) memperingatkan bahwa rencana Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menerapkan tarif terkait Greenland dapat merusak hubungan transatlantik.

Presiden Dewan Eropa dan Presiden Komisi Eropa, dalam pernyataan terpisah melalui media sosial X, menegaskan bahwa integritas wilayah dan kedaulatan merupakan prinsip fundamental hukum internasional yang penting bagi Eropa dan komunitas internasional secara keseluruhan.

Kedua pemimpin Uni Eropa itu menyatakan latihan militer Denmark yang telah dikoordinasikan sebelumnya dan dilakukan bersama sekutu bertujuan memperkuat keamanan di kawasan Arktik serta tidak menimbulkan ancaman bagi pihak mana pun.

“Uni Eropa berdiri dalam solidaritas penuh dengan Denmark dan rakyat Greenland,” kata von der Leyen dan Costa. Keduanya menekankan pentingnya dialog serta menyatakan komitmen untuk melanjutkan proses yang telah dimulai sejak pekan lalu antara Denmark dan AS.

Mereka menambahkan, penerapan tarif berisiko merusak hubungan transatlantik dan berisiko menyebabkan eskalasi yang semakin tidak terkendali dan berbahaya. Eropa, kata mereka, akan tetap bersatu, terkoordinasi, dan berkomitmen menjaga kedaulatannya.

Pada Sabtu, Trump menyatakan Washington akan memberlakukan tarif baru atas barang-barang dari delapan negara Eropa mulai 1 Februari, dengan tarif yang akan meningkat tajam pada Juni. Ia mengaitkan langkah tersebut dengan alasan keamanan nasional yang berkaitan dengan Greenland.

Greenland, wilayah otonom dalam Kerajaan Denmark, menarik perhatian AS karena lokasinya yang strategis serta kekayaan sumber daya mineral, di tengah kekhawatiran terhadap meningkatnya aktivitas Rusia dan China di kawasan tersebut.

Trump berulang kali menyatakan AS harus mengakuisisi Greenland demi kepentingan keamanan nasional dan untuk mencegah Rusia atau Tiongkok menguasai wilayah itu.

Denmark dan Greenland telah menolak setiap proposal penjualan wilayah tersebut dan menegaskan kembali kedaulatan Denmark atas pulau itu. Ant/Anadolu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival
Megapolitan
Pemkab Karawang Siapkan PSE...

KKP Antarkan Lele Marinasi Asal Bandung Tembus Pasar Taiwan

26 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
KKP Antarkan Lele Marinasi ...
GIIAS 2026 Tunjukkan Tren Positif hingga Hari Terakhir, Antusiasme pada Perkembangan Dunia Otomotif Meningkat

GIIAS 2026 Tunjukkan Tren Positif hingga Hari Terakhir, Antusiasme pada Perkembangan Dunia Otomotif Meningkat

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.