Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hadapi Ancaman Perubahan Iklim, BPBD Parimo Imbau Warga Hemat Air Bersih.

📅 Minggu, 09 Agu 2026, 12:05 WIB | Oleh:
Hadapi Ancaman Perubahan Iklim, BPBD Parimo Imbau Warga Hemat Air Bersih. Doc: Antara Foto
Ket. Mobil tanki milik BPBD mengisi air bersih di wadah penampungan di siapkan warga di Desa Sausu Taliabo, Kabupaten Parigi Moutong karena wilayah itu sedang mengalami krisis air bersih akibat dampak kekeringan, Jumat (6/8).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Parigi Moutong (BPBD Parimo), Sulawesi Tengah mengatakan warga perlu berhemat menggunakan air bersih menghadapi ancaman perubahan iklim.       

"Perubahan iklim tentu memberikan dampak terhadap kehidupan, maka langkah menghemat penggunaan air di rumah memberikan manfaat yang baik terhadap ketersediaan air tanah untuk penggunaan jangka panjang," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD Parigi Moutong Moh Rivai dihubungi dari Palu, Minggu.  

Ia menjelaskan ancaman El Nino harus disikapi dengan bijak, dimana langkah yang perlu dilakukan yakni menghemat menggunakan air bersih untuk keperluan rumah tangga maupun keperluan untuk pertanian.   

Termasuk menyediakan sumur resapan untuk menampung maupun meresapkan air hujan ke dalam tanah guna mencegah genangan, menambah cadangan air atau kestabilan air bersih dalam tanah.  

"Cara sederhana seperti itu bagian dari mitigasi menghadapi tantangan perubahan iklim, meski pun tidak semua wilayah di Parigi Moutong mengalami kesulitan air bersih," ujarnya.  

Ia mengemukakan saat ini BPBD sedang melakukan pemetaan wilayah-wilayah yang rentan terhadap ancaman krisis air bersih akibat perubahan iklim.

Dimana permukiman yang berada di perbukitan maupun lereng gunung dengan vegetasi hutan yang terbuka sangat rentan terhadap krisis air bersih.

"Air tanah memiliki batasan dan dapat berkurang drastis jika penggunanya tidak diatur atau dibiarkan terus menerus mengalir. Maka kebijaksanaan menggunakan sumber air bersih sangat penting. Kalau rumah tangga menggunakan air tanah, sebaiknya gunakan tandon air atau wadah penampungan lain," tutur Rivai.

Ia menambahkan, Pemkab Parigi Moutong telah mengagendakan pertemuan lintas sektor pada Senin 10 Agustus 2026 membahas langkah konkret penanganan potensi hidrometeorologi dari dampak perubahan iklim.

"Saat ini krisis air bersih masih melanda Desa Sausu Taliabo, Kecamatan Sausu. Fenomena hidrometeorologi itu memberikan dampak sekitar 100 kepala keluarga (KK) di desa itu karena sumur-sumur warga mengalami kekeringan."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival
Megapolitan
Pemkab Karawang Siapkan PSE...

KKP Antarkan Lele Marinasi Asal Bandung Tembus Pasar Taiwan

19 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
KKP Antarkan Lele Marinasi ...
Luar Negeri
Selat Hormuz Masih Ditutup,...
Judi Online Rp2,5 Triliun Mengalir di Jabar, Dedi Mulyadi Dorong LPM Perkuat Ekonomi Desa

Judi Online Rp2,5 Triliun Mengalir di Jabar, Dedi Mulyadi Dorong LPM Perkuat Ekonomi Desa

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.