Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Banjarnegara Beri Bantuan Warga Air Bersih Sebanyak 3.198.600 Liter

📅 Minggu, 09 Agu 2026, 12:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Banjarnegara Beri Bantuan Warga Air Bersih Sebanyak 3.198.600 Liter Doc: ANTARA
Ket. Petugas BPBD Kabupaten Banjarnegara menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Banjarnegara, Jawa Tengah, Sabtu (8/8/2026).

BANJARNEGARA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, telah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 3.198.600 liter kepada masyarakat terdampak kekeringan dengan penerima manfaat mencapai 18.172 jiwa.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjarnegara, Aji Piluroso, di Banjarnegara, Minggu (09/8), mengatakan distribusi air bersih dilakukan secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami keterbatasan sumber air selama musim kemarau.

"Penyaluran terus kami lakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi wilayah yang terdampak kekeringan," katanya.

Berdasarkan rekapitulasi BPBD Banjarnegara per Sabtu (08/8), kata dia, bantuan air bersih tersebut telah disalurkan sebanyak 742 ritase kepada 5.466 keluarga atau 18.172 jiwa.

Menurut dia, distribusi bantuan air bersih yang bersumber dari APBD Kabupaten Banjarnegara tersebut menjangkau 21 desa dan enam kelurahan yang tersebar di 10 kecamatan se-Kabupaten Banjarnegara.

Lebih lanjut dia mengatakan pada Sabtu (08/8) BPBD kembali menyalurkan air bersih ke sejumlah wilayah terdampak, antara lain Desa Somawangi dan Desa Jalatunda di Kecamatan Mandiraja, Desa Karangjambe di Kecamatan Wanadadi, serta Desa Rakitan di Kecamatan Madukara.

Selain itu distribusi dilakukan ke Kelurahan Sokanandi dan Kelurahan Kuta Banjarnegara di Kecamatan Banjarnegara serta Kelurahan Rejasa di Kecamatan Madukara.

"Pada pengiriman 8 Agustus kami menyalurkan sebanyak 19 ritase dengan total 113.000 liter air bersih," ujarnya.

Menurut dia, pendistribusian air bersih melibatkan tiga unit kendaraan tangki BPBD Banjarnegara, tiga unit kendaraan bak terbuka BPBD, satu unit kendaraan tangki PMI Banjarnegara, serta dua unit kendaraan pemadam kebakaran.

Ia mengatakan BPBD akan terus memantau perkembangan kondisi kekeringan dan kebutuhan masyarakat untuk menentukan wilayah yang menjadi prioritas distribusi air bersih.

"Penyaluran akan terus dilakukan selama masyarakat masih membutuhkan bantuan air bersih," katanya.

Aji mengharapkan bantuan tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama di wilayah yang sumber airnya mulai mengering akibat kondisi kemarau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival
Megapolitan
Pemkab Karawang Siapkan PSE...

KKP Antarkan Lele Marinasi Asal Bandung Tembus Pasar Taiwan

48 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
KKP Antarkan Lele Marinasi ...
Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Pecah Bintang: Gerbang Menuju Jenderal
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.