Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Venezuela Tuding AS Serang Instalasi Sipil dan Militernya, Serukan Rakyat Tolak Serangan Imperialis

📅 Sabtu, 03 Jan 2026, 15:23 WIB | Oleh:
Venezuela Tuding AS Serang Instalasi Sipil dan Militernya, Serukan Rakyat Tolak Serangan Imperialis Doc: AP
Ket. Asap terlihat mengepul dari hanggar pangkalan militer di Caracas. Instalasi militer lain di ibu kota juga mengalami pemadaman listrik.

CARACAS — Setidaknya tujuh ledakan dan suara pesawat terbang rendah terdengar pada hari Sabtu (3/1) sekitar pukul 2 dini hari waktu setempat di ibu kota, Caracas. Pemerintah Venezuela menuduh Amerika Serikat menyerang instalasi sipil dan militernya di beberapa negara bagian.

Associated Press mengatakan, Pentagon tidak segera membalas email yang meminta komentar dan mengalihkannya ke Gedung Putih. Sementara itu, Otoritas Penerbangan Federal telah melarang penerbangan komersial AS di wilayah udara Venezuela karena "aktivitas militer yang sedang berlangsung" menjelang ledakan di Caracas.

Asap terlihat mengepul dari hanggar pangkalan militer di Caracas. Instalasi militer lain di ibu kota juga mengalami pemadaman listrik.

Warga di berbagai lingkungan berhamburan ke jalanan. Beberapa di antaranya terlihat dari kejauhan dari berbagai wilayah di Caracas.

“Seluruh tanah bergetar. Ini mengerikan. Kami mendengar ledakan dan pesawat,” kata Carmen Hidalgo, seorang pekerja kantoran berusia 21 tahun, suaranya bergetar. Dia berjalan cepat bersama dua kerabatnya, pulang dari pesta ulang tahun. “Kami merasa seperti udara menerpa kami.”

Dalam pernyataannya, pemerintah Venezuela menyerukan para pendukungnya untuk turun ke jalan.

“Rakyat turun ke jalan!” bunyi pernyataan itu. “Pemerintah Bolivarian menyerukan kepada semua kekuatan sosial dan politik di negara ini untuk mengaktifkan rencana mobilisasi dan menolak serangan imperialis ini.”

Pernyataan itu mengatakan Presiden Nicolás Maduro telah “memerintahkan agar semua rencana pertahanan nasional dilaksanakan” dan menyatakan “keadaan gangguan eksternal.”

Hal ini terjadi ketika militer AS dalam beberapa hari terakhir menargetkan kapal-kapal yang diduga menyelundupkan narkoba. Pada hari Jumat, Venezuela mengatakan pihaknya terbuka untuk menegosiasikan kesepakatan dengan AS untuk memerangi perdagangan narkoba.

Maduro juga mengatakan dalam wawancara yang direkam sebelumnya dan ditayangkan pada hari Kamis bahwa AS ingin memaksakan perubahan pemerintahan di Venezuela dan mendapatkan akses ke cadangan minyaknya yang melimpah melalui kampanye tekanan selama berbulan-bulan yang dimulai dengan pengarahan miiter besar-besaran ke Laut Karibia.

Maduro telah ditetapkan sebagai anggota organisasi teroris asing oleh AS. CIA berada di balik serangan pesawat tak berawak pekan lau di area dermaga yang diyakini telah digunakan oleh kartel narkoba Venezuela, yang merupakan operasi langsung pertama yang diketahui di wilayah Venezuela sejak AS mulai menyerang kapal-kapal pada bulan September.

Selama berbulan-bulan, Presiden AS Donald Trump mengancam akan segera memerintahkan serangan terhadap target di wilayah Venezuela. AS juga telah menyita kapal tanker minyak yang dikenai sanksi di lepas pantai Venezuela, dan Trump memerintahkan memblokade kapal-kapal lainnya, sebuah langkah yang tampaknya dirancang untuk semakin mencekik perekonomian negara Amerika Selatan tersebut.

Militer AS telah menyerang kapal-kapal di Laut Karibia dan Samudra Pasifik bagian timur sejak awal September. Hingga Jumat, jumlah serangan terhadap kapal yang diketahui adalah 35 dan jumlah korban tewas setidaknya 115 orang, menurut angka yang diumumkan oleh pemerintahan Trump.

Hal ini menyusul peningatan besar-besaran pasukan AS di perairan lepas pantai Amerika Selatan, termasuk kedatangan kapal induk tercanggih AS pada bulan November , yang menambah ribuan pasukan lagi ke wilayah yang sudah menjadi kehadiran militer terbesar di kawasan tersebut dalam beberapa generasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Sekolah Negeri Jakarta siapkan 228.000 Bangku dalam SPMB

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Sekolah Negeri Jakarta siap...

Harga Emas Ngulet Rp18.000

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Harga Emas Ngulet Rp18.000
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gunung Lawu Mulai Didatangi Ratusan Pendaki untuk Berziarah dan Sambut Malam 1 Suro

Gunung Lawu Mulai Didatangi Ratusan Pendaki untuk Berziarah dan Sambut Malam 1 Suro

15 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Pemerintah Diminta Mitigasi Dampak BBM
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.