Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Konflik AS-Venezuela: Amerika Serikat Sudah Rencanakan Misi Penangkapan Maduro Berbulan-bulan dan Kerahkan 150 Pesawat Berbagai Jenis

📅 Minggu, 04 Jan 2026, 14:15 WIB | Oleh:
Konflik AS-Venezuela: Amerika Serikat Sudah Rencanakan Misi Penangkapan Maduro Berbulan-bulan dan Kerahkan 150 Pesawat Berbagai Jenis Doc: istimewa
Ket. Kondisi saat Presiden Venezuela, Nicolas Madura ditangkap militer AS.

WASHINGTON - Operasi AS di Venezuela untuk menangkap Presiden Nicolas Maduro telah direncanakan dan dilatih selama berbulan-bulan, kata Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine pada Sabtu (3/1) waktu setempat.

"Operasi ini, yang dikenal sebagai Operasi Absolute Resolve, dilakukan secara diam-diam, tepat sasaran, dan dilaksanakan pada saat-saat paling gelap pada 2 Januari," kata Caine dalam sebuah pengarahan.

"Ini merupakan puncak dari perencanaan dan latihan selama berbulan-bulan; sebuah operasi yang terus terang hanya dapat dilakukan oleh militer AS," imbuhnya.

Dia menambahkan bahwa selalu ada kemungkinan pasukan AS akan ditugaskan untuk melakukan misi semacam itu lagi.

Pada Sabtu, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa AS telah melancarkan serangan besar-besaran terhadap Venezuela, dan Presiden Venezuela Nicolas Maduro serta istrinya, Cilia Flores, ditangkap dan dibawa keluar negeri.

Sejumlah media memberitakan adanya ledakan di Caracas dan mengklaim bahwa operasi tersebut dilakukan oleh anggota unit elite Delta Force.

Dan Caine juga mengungkapkan lebih dari 150 pesawat AS dikerahkan dan lepas landas dari 20 lokasi berbeda di darat dan laut selama misi penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

"Sepanjang malam, pesawat mulai lepas landas dari 20 pangkalan berbeda di darat dan laut di seluruh belahan bumi bagian barat," kata Caine kepada wartawan.

"Secara total, lebih dari 150 pesawat, termasuk pesawat pengebom, pesawat tempur, pesawat intelijen, pesawat pengintai, pesawat pengawasan, dan helikopter, berada di wilayah udara."

Jenderal tersebut menambahkan bahwa anggota kru termuda berusia 20 tahun dan anggota kru tertua berusia 49 tahun.

Pada Sabtu, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa AS telah melancarkan serangan besar-besaran terhadap Venezuela, dan bahwa Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, telah ditangkap dan dibawa keluar negeri.

Sejumlah media memberitakan adanya ledakan di Caracas dan mengklaim bahwa operasi tersebut dilakukan oleh anggota unit elite Delta Force.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.