Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut 700 Ribu Hektare Mangrove di Indonesia Perlu Dipulihkan

📅 Senin, 15 Jun 2026, 10:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut 700 Ribu Hektare Mangrove di Indonesia Perlu Dipulihkan Doc: ANTARA
Ket. Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat memberikan sambutan di acara Gerakan Menanam Bambu Nasional di Yayasan Bambu Indonesia, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (14/6/2026).

BOGOR - Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh. Jumhur Hidayat menyebut sekitar 700 ribu hektare kawasan mangrove di Indonesia perlu dipulihkan, sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem pesisir dan meningkatkan penyerapan karbon.

"Dari 3,4 juta hektare mangrove, sekitar 700 ribuan hektare itu bermasalah dan rusak. Itu juga bagian daripada kami untuk memastikan penanaman kembali mangrove," kata Jumhur di Yayasan Bambu Indonesia, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (14/6).

Menurut dia, Pemerintah terus mendorong rehabilitasi mangrove di berbagai daerah dan tidak hanya dilakukan menjelang peringatan Hari Mangrove Nasional setiap tanggal 26 Juli.

"Gerakan menanam mangrove sudah terjadi di mana-mana, kita terus dorong," tambah Jumhur.

Dia mengatakan mangrove memiliki manfaat besar dalam mendukung upaya pengendalian perubahan iklim karena kemampuan menyerap karbon dioksida jauh lebih tinggi dibandingkan vegetasi pada umumnya.

"Mangrove itu bisa punya kebaikan dari tanaman biasa, empat kali lipat menyerap karbon dioksida," jelasnya.

Selain fungsi ekologis, lanjutnya, keberadaan mangrove juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir melalui berbagai aktivitas produktif yang bergantung pada ekosistem tersebut.

"Kalau mangrove itu bagus, banyak sekali kegiatan ekonomi bisa dikerjakan. Mulai dari kepiting, ikan, kemudian bisa jadi makanan dan macam-macam lainnya," kata Jumhur.

Oleh karena itu, dia meminta seluruh pihak untuk menjaga kawasan mangrove dari kerusakan akibat aktivitas pembangunan maupun faktor lainnya.

Menurutnya, apabila terdapat pembangunan yang mengharuskan pengurangan kawasan mangrove, maka perlu dilakukan penanaman kembali dengan luas lebih besar guna menjaga keseimbangan ekosistem.

"Bagi mereka yang merusak karena satu dan lain hal soal pembangunan, pemerintah daerah, pemerintah, siapa pun, pastikan juga jumlah mangrove yang ditanam diperluas lebih banyak lagi sehingga kita bisa menjaga keutuhan," ujar Jumhur.

Pemerintah akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, komunitas lingkungan, dan masyarakat dalam upaya rehabilitasi mangrove sebagai bagian dari program pemulihan lingkungan nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Sekolah Negeri Jakarta siapkan 228.000 Bangku dalam SPMB

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Sekolah Negeri Jakarta siap...

Harga Emas Ngulet Rp18.000

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Harga Emas Ngulet Rp18.000
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gunung Lawu Mulai Didatangi Ratusan Pendaki untuk Berziarah dan Sambut Malam 1 Suro

Gunung Lawu Mulai Didatangi Ratusan Pendaki untuk Berziarah dan Sambut Malam 1 Suro

15 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Pemerintah Diminta Mitigasi Dampak BBM
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.