Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kesepakatan Damai AS dengan Republik Islam Iran Telah Tercapai, Penandatanganan pada 19 Juni

📅 Senin, 15 Jun 2026, 05:32 WIB | Oleh:
Kesepakatan Damai AS dengan Republik Islam Iran Telah Tercapai, Penandatanganan pada 19 Juni Doc: Istimewa
Ket. Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif. Trump mengkonfirmasi kesepakatan tersebut, sementara Perdana Menteri Pakistan mengatakan penandatanganan resminya akan dilakukan pada 19 Juni.

ISLAMABAD - Kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran dilaporkan telah tercapai. Perjanjian tersebut pertama kali diumumkan oleh Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, yang bertindak sebagai mediator. 

“Setelah pembicaraan intensif, kami dengan senang hati mengumumkan bahwa Kesepakatan Perdamaian antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran telah TERCAPAI,” tulisnya di X. “Kedua belah pihak telah menyatakan penghentian segera dan permanen operasi militer di semua lini, termasuk di Lebanon.”

Dia menambahkan: “Upacara penandatanganan resmi akan diadakan pada hari Jumat, 19 Juni di Swiss.”

“Dengan adanya kesepakatan ini, para mediator akan memfasilitasi serangkaian pertemuan minggu ini. Diskusi pra-implementasi ini akan menjadi dasar bagi pembicaraan teknis dan upacara penandatanganan resmi.”

Dari The Guardian, beberapa menit kemudian, Presiden AS, Donald Trump,  mengkonfirmasi kesepakatan tersebut  melalui platform Truth Social miliknya bahwa kesepakatan antara AS dan Iran telah tercapai.

“Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai,” tulis Trump. “Selamat kepada semua! Dengan ini saya sepenuhnya mengizinkan pembukaan Selat Hormuz tanpa biaya tol , dan, secara bersamaan, mengizinkan pencabutan segera blokade Angkatan Laut Amerika Serikat. Kapal-kapal di seluruh dunia, nyalakan mesin Anda. Biarkan minyak mengalir!”

Kantor berita Fars Iran melaporkan bahwa pernyataan resmi dari dewan keamanan nasional tertinggi Iran akan dikeluarkan malam ini terkait perjanjian gencatan senjata dengan AS.

Sebelumnya pada hari Minggu, militer Israel melancarkan serangan ke Beirut yang diklaim menargetkan infrastruktur Hizbullah. Pertahanan sipil Lebanon mengatakan tiga orang tewas dalam serangan tersebut.

Badan keamanan nasional tertinggi Iran kemudian memperingatkan bahwa tanggapan akan "segera" menyusul serangan Israel. Kementerian luar negeri Iran mengatakan bahwa mereka menganggap AS bertanggung jawab langsung atas pelanggaran gencatan senjata Israel di Lebanon.

Stasiun televisi pemerintah Iran mengatakan bahwa penerbangan di bandara-bandara di bagian barat negara itu dibatalkan , setelah Teheran memperingatkan akan menanggapi serangan Israel terhadap Beirut.

Dalam unggahan Truth Social sebelumnya, Trump mengkritik perdana menteri Israel, Benjamin Netanyahu, karena melancarkan serangan tersebut saat Washington dan Teheran sedang dalam proses negosiasi kesepakatan. “Mengapa Bibi [Netanyahu] harus melakukan serangan sialan itu?” kata Trump kepada Axios. “Saya sangat marah. Saya sudah memberitahunya. Dia tidak punya akal sehat. Saya sudah memberitahunya.” Trump menambahkan bahwa dia meminta Iran untuk tidak membalas serangan Israel tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Menko Polkam Ungkap Indones...

Menko Polkam Ajak Semua Pihak Perangi Disinformasi

39 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menko Polkam Ajak Semua Pih...
Ekonomi
PT KAI Ungkap Nobar Piala D...

Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka Jurusan Yogyakarta-Surabaya

56 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Bayi Ditemukan di Toilet KA...
Gol Penalti Kylian Mbappe ke Gawang Paraguay Bawa Prancis Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Gol Penalti Kylian Mbappe ke Gawang Paraguay Bawa Prancis Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026

05 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.