Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prihatin Limbah Menumpuk, Mahasiswa Vokasi UI Hadirkan Inovasi Popok Bayi Ramah Lingkungan

📅 Senin, 15 Jun 2026, 10:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Prihatin Limbah Menumpuk, Mahasiswa Vokasi UI Hadirkan Inovasi Popok Bayi Ramah Lingkungan Doc: Humas UI
Ket. Mahasiswa Vokasi UI saat memaparkan inovasi popok bayi ramah lingkungan.

DEPOK - Mahasiswa Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) yang tergabung dalam Tim Impacta menghadirkan popok bayi ramah lingkungan dalam kompetisi Business Plan Spark Up Challenge 2026 yang diselenggarakan oleh Indonesian Banking School.

Tim Impacta terdiri atas Fairuz Syarapina dari Program Studi Administrasi Asuransi dan Aktuaria, Dede Nawa dari Program Studi Administrasi Perpajakan, serta Ivena Hawa Tunaya dari Program Studi Penyiaran Multimedia.

"Kami menghadirkan inovasi popok bayi ramah lingkungan berbahan 100 persen biodegradable yang dilengkapi dengan disposal bag khusus untuk membantu mempercepat proses penguraian limbah popok," kata Fairuz Syarapina di Depok, Jumat (12/6).

Ia mengatakan gagasan tersebut lahir dari kepedulian tim terhadap tingginya volume limbah popok sekali pakai yang sulit terurai dan menjadi salah satu penyumbang sampah rumah tangga.

Ide tersebut, katanya, muncul dari kesadaran bahwa permasalahan lingkungan membutuhkan kontribusi nyata dari berbagai sektor, termasuk industri kebutuhan bayi.

“Kami melihat bahwa limbah popok menjadi salah satu penyumbang sampah yang cukup besar dan membutuhkan waktu lama untuk terurai. Melalui inovasi ini, kami ingin menawarkan alternatif yang lebih ramah lingkungan tanpa mengurangi fungsi dan kenyamanan produk bagi penggunanya,” ujar Fairuz.

Selain menawarkan solusi terhadap persoalan lingkungan, inovasi yang dikembangkan Tim Impacta juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-12 tentang Responsible Consumption and Production yang mendorong pengurangan limbah serta penggunaan produk yang lebih berkelanjutan.

Perjalanan menuju kompetisi tersebut tidaklah mudah. Tim Impacta harus melalui berbagai tahapan seleksi, mulai dari pendaftaran, penyusunan dan pengumpulan Business Model Canvas, seleksi proposal bisnis, hingga presentasi dan pitching deck pada tahap final.

Selama proses persiapan, mereka juga dituntut melakukan riset mendalam mengenai isu keberlanjutan dan industri produk bayi yang berada di luar bidang studi utama masing-masing.

Tantangan tersebut justru menjadi pengalaman berharga bagi ketiga mahasiswa tersebut. Kolaborasi lintas disiplin ilmu memungkinkan mereka menggabungkan kemampuan analisis, perencanaan bisnis, serta strategi komunikasi dalam menyusun solusi yang komprehensif.

Melalui proses tersebut, mereka tidak hanya memperluas wawasan, tetapi juga mengasah kemampuan bekerja sama dalam tim.

"Kompetisi ini memberikan perspektif baru bahwa ilmu yang kami pelajari di bangku kuliah dapat diterapkan untuk menjawab berbagai persoalan sosial dan lingkungan. Kami belajar bahwa kemampuan analisis, pengelolaan risiko, serta penyusunan strategi bisnis dapat diintegrasikan untuk menghasilkan inovasi yang tidak hanya bernilai ekonomis, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” kata Fairuz.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.