Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang KTT G7 di Jenewa, Aksi Unjuk Rasa Damai Anti-G7 Berubah Rusuh, Mobil Dibakar, Fasad Bangunan Dihancurkan

📅 Senin, 15 Jun 2026, 09:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jelang KTT G7 di Jenewa, Aksi Unjuk Rasa Damai Anti-G7 Berubah Rusuh, Mobil Dibakar, Fasad Bangunan Dihancurkan Doc: AP
Ket. Suar dilemparkan ke arah polisi saat aksi demonstrasi "No G7" di Jenewa, Swiss, Minggu, 14 Juni 2026, menjelang KTT G7 yang dijadwalkan berlangsung pada 15-17 Juni.

JENEWA - Aksi protes anti-G7 di Jenewa pada hari Minggu (14/6) yang dimulai dengan suasana karnaval damai berubah menjadi bentrokan dengan kekerasan. Fasad bangunan dihancurkan dan polisi menembakkan gas air mata ke arah pemuda bertopeng.

Hari itu dimulai dengan tenang. Menjelang pawai, orang-orang berkumpul di sebuah taman yang menghadap Danau Jenewa, mencari tempat berteduh dari terik matahari siang dan berbincang dengan rekan lainnya yang tiba.

Suasananya meriah, orang-orang bernyanyi dan menari serta menyelesaikan sentuhan akhir pada plakat mereka yang bertuliskan slogan-slogan seperti "G7 = penipuan. Jadikan anti-imperialisme berjaya kembali".

Marco (36), yang tinggal di Jenewa, termasuk di antara mereka yang bersemangat positif.

"Di saat semua orang membaca berita-berita menyedihkan di ponsel mereka, ini adalah kesempatan untuk melihat bahwa kelompok kiri masih hidup -- dan mungkin bahkan mengalami kebangkitan kembali," katanya kepada AFP.

Koalisi payung "No-G7", yang mewakili berbagai isu, menyerukan aksi demonstrasi di kota Swiss tersebut untuk memprotes KTT G7 yang berlangsung di Evian, Prancis, yang terletak di dekatnya.

"Sudah lama sekali saya tidak berdemonstrasi," kata Claude, seorang pensiunan berusia 65 tahun dari La Chaux-de-Fonds di barat laut Swiss. "Sekarang ada kebutuhan mendesak untuk berdemonstrasi."

Dia ikut dalam pawai tersebut "untuk berdemonstrasi menentang para pembunuh kemanusiaan," tambahnya.

Beberapa grup musik juga ikut serta, beberapa memainkan alat musik tiup, beberapa memainkan irama Latin, orang-orang meneriakkan slogan dan menari mengikuti pawai yang mengikuti jalur melingkar panjang di bagian utara kota.

Banyak etalase toko di sepanjang rute ditutup dengan papan, dan papan kayu lapis tersebut kemudian disemprot dengan grafiti.

Kepolisian Jenewa mengatakan sekitar 20.000 orang hadir; sebagian besar berperilaku baik dan tidak terlibat dalam kekerasan apa pun.

Namun, di sepanjang rute tersebut, bergabung pula sekelompok individu bertopeng dan bertudung, banyak di antaranya berpakaian serba hitam. Polisi mengatakan sekitar 600 demonstran garis keras yang disebut "Black Bloc" bergabung dalam kerumunan tersebut.

Tidak lama setelah demonstrasi dimulai, sebuah mobil Tesla terbakar.

Beberapa petasan dilemparkan ke arah pasukan polisi anti huru hara, yang sebagian besar didatangkan dari wilayah lain di Swiss.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    kyk nama artis dracin :)
    Indonesia perlu mencontoh negara lain yg sdh terbukti ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Olahraga
Simeone Cadangkan Julian Al...
Olahraga
Cincinnati Open 2026: Janic...
Olahraga
Swiatek Hadapi Ujian Berat ...

Penurunan Harga Pupuk Membantu Petani Sumedang

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Penurunan Harga Pupuk Memba...

Tinggalkan City, Rodri Perkuat Skuat Barcelona

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tinggalkan City, Rodri Perk...
Ekonomi
Tenun Goyor Hadapi Tantanga...
Daerah
Pemkot Banjarmasin Siaga Ha...
Megapolitan
Harga Daging Sapi Melonjak!...

BUMDes Jadi Motor Ekonomi Desa

1.5 jam yang lalu | Rizky

Ekonomi
BUMDes Jadi Motor Ekonomi Desa
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.