Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sudin LH Jakarta Barat Gencarkan Penggunaan Enzim Probiotik untuk Kurangi Bau Sampah di TPS

📅 Kamis, 18 Des 2025, 13:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sudin LH Jakarta Barat Gencarkan Penggunaan Enzim Probiotik untuk Kurangi Bau Sampah di TPS Doc: ANTARA
Ket. Arsip Foto - Alat berat Unit Penanganan Sampah (UPS) Badan Air DKI Jakarta mengangkut sampah dari Kali Banjir Kanal Barat, Sabtu (9/8/2025).

JAKARTA – Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Barat (Jakbar) menggencarkan penggunaan enzim probiotik untuk mengurangi bau sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di wilayah tersebut.

Kepala Sudin LH Jakbar, Achmad Hariadi, mengatakan selain mengurangi bau sampah, enzim probiotik juga dapat digunakan untuk mempercepat proses dekomposisi sampah yang menumpuk.

"Jadi, enzim probiotik itu bisa matikan bakteri patogen. Itu bakteri yang berpotensi muncul saat sampah menumpuk. Kalau bau, berarti patogennya banyak. Kalau sudah tidak bau, berarti probiotiknya udah jalan (bekerja)," terang Hariadi saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Kamis (18/12).

Pihaknya pun telah menerapkan enzim patogen pada sejumlah TPS yang sampahnya kerap menumpuk dan menimbulkan bau.

"Di beberapa TPS sudah kita terapkan, dan akan kita terapkan terus. Jadi, yang ada potensi tumpukan sampah, kita siram pakai probiotik. Sejauh ini efektif untuk kurangi bau sampah," kata Hariadi.

Sampai dengan saat ini, terdapat 45 TPS yang tersebar di delapan kecamatan wilayah Jakbar.

"Nah, 45 TPS itu yang punya lokasi. Lebih banyak lagi TPS yang berbasis gerobak atau kontainer. Kalau TPS gerobak atau kontainer jarang kita sirami enzim, karena intensitas pengangkutan sampahnya ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) lebih tinggi. Biasanya ditempatkan di tempat-tempat yang tidak dimungkinkan TPS, misalnya di pasar, ada TPS kontainer," ujar Hariadi.

Seperti diketahui, Sudin LH Jakarta Barat telah menutup 10 TPS ilegal sepanjang 2025.

"Secara formal, kita sudah tutup 10 TPS ilegal di wilayah Jakarta Barat. Tujuannya, untuk menjaga rantai pengolahan sampah," kata Kepala Sudin LH Jakarta Barat Achmad Hariadi, Jumat (12/12).

Selain menjaga rantai pengolahan sampah, penutupan TPS ilegal itu juga bertujuan melindungi lahan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) di Jakarta Barat.

"Menjaga aset lahan fasos dan fasum, juga pengawasan rantai pengolahan sampah. TPS-TPS itu tidak masuk daftar," ungkap Hariadi.

Sebanyak 10 TPS ilegal yang ditutup itu, di antaranya TPS PLN, TPS Bohlam dan TPS Gadog di Kelurahan Kedoya Utara, TPS Pasar Patra di Kelurahan Duri Kepa, dan TPS RW 03 di Kelurahan Rawa Buaya.

Kemudian, TPS RW 05 di Kelurahan Cengkareng Barat, TPS Presidi dan IPEKA di Kelurahan Meruya Utara, serta TPS Mercu Buana di Kelurahan Meruya Selatan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kemenpar: Penutupan Bromo tidak Menurun Minat Wisatawan

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Wisata
Kemenpar: Penutupan Bromo t...
Luar Negeri
Uni Eropa Buka Peluang Kana...
Advertisement
Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.