Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gara-gara Iklan Tarif, Trump Hentikan Semua Perundingan Perdagangan dengan Kanada

📅 Jumat, 24 Okt 2025, 12:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gara-gara Iklan Tarif, Trump Hentikan Semua Perundingan Perdagangan dengan Kanada Doc: BBC
Ket. Perdana Menteri Kanada Mark Carney dan Presiden AS Donald Trump saat bertemu di Gedung Putih, Washington

WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Kamis (23/10), ia segera mengakhiri semua pembicaraan perdagangan dengan Kanada.

Dalam sebuah postingan di Truth Social, Trump menulis bahwa Kanada telah menayangkan iklan yang menampilkan mantan Presiden AS Ronald Reagan yang berbicara negatif tentang tarif.

"Berdasarkan perilaku mereka yang sangat buruk, SEMUA NEGOSIASI PERDAGANGAN DENGAN KANADA DENGAN INI DIHENTIKAN,"  kataTrump di jejaring sosial Truth Social miliknya.

Yayasan Ronald Reagan baru saja mengumumkan bahwa Kanada telah menggunakan iklan palsu yang menampilkan Ronald Reagan berbicara negatif tentang Tarif.

Perubahan terbaru dalam hubungan antara kedua negara tetangga Amerika Utara ini terjadi dua minggu setelah Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengunjungi Trump di Gedung Putih untuk meminta pelonggaran tarif AS.

Yayasan Ronald Reagan menyatakan pada tanggal X bahwa pemerintah provinsi Ontario di Kanada telah menggunakan “audio dan video secara selektif” dari pidato radio kepada seluruh bangsa mengenai perdagangan yang disampaikan oleh Reagan pada bulan April 1987. 

Dikatakan bahwa iklan tersebut "salah mengartikan" apa yang dikatakan mantan aktor Partai Republik tersebut dalam pidatonya, dan pihaknya "sedang meninjau pilihan hukumnya dalam masalah ini."

Trump mengatakan iklan tersebut dirancang untuk "mengganggu keputusan Mahkamah Agung AS," yang akan memutuskan tarif globalnya yang luas. 

Keputusan mendadak mengakhiri perundingan dagang ini akan menjadi pukulan bagi Carney, yang digambarkan Trump sebagai “pemimpin kelas dunia” ketika mereka bertemu pada 7 Oktober, dan mengatakan bahwa warga Kanada itu akan “sangat senang” dengan diskusi mereka. 

Namun, saat itu Trump tidak menawarkan konsesi langsung pada tarif. 

Sekitar 85 persen perdagangan lintas batas di kedua arah tetap bebas tarif karena Amerika Serikat dan Kanada terus mematuhi perjanjian perdagangan Amerika Utara yang disebut USMCA.

Namun, tarif sektoral global Trump -- khususnya pada baja, aluminium, dan otomotif -- telah menghantam Kanada dengan keras, yang mengakibatkan hilangnya pekerjaan dan menekan bisnis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Waduhhh…Kasat Narkoba Tan...

Aldila Menjadi Unggulan Kedua di Mubadala DC Open 2026

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Menjadi Unggulan Ked...

Ekonomo Kreatif Cukup Membantu Pergerakan Ekonomi Tangerang

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Ekonomo Kreatif Cukup Memba...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...
Waduhhh…Kasat Narkoba Tangsel Diringkus Bareskrim

Waduhhh…Kasat Narkoba Tangsel Diringkus Bareskrim

27 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.