Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KP2MI Targetkan 500 Ribu Talenta Lewat Program SMK Go Global hingga 2029

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 05:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
KP2MI Targetkan 500 Ribu Talenta Lewat Program SMK Go Global hingga 2029 Doc: Antara
Ket. Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin (keempat dari kiri) dan Wakil Menteri P2MI Christina Aryani (keempat dari kanan) menghadiri konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/8).

Jakarta - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) berupaya agar implementasi Program SMK Go Global dapat meningkatkan brain circulation atau perpindahan tenaga kerja terampil secara timbal balik dari negara penempatan kembali ke negara asal.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin mengatakan brain circulation akan menghasilkan talenta dengan kompetensi, mental, pengalaman, dan etos kerja sesuai standard global, sehingga dapat berkontribusi lebih terhadap pembangunan nasional saat ia kembali ke Tanah Air.

“Tidak sedikit purnapekerja migran yang sudah selesai kontrak bekerja di luar negeri, kembali ke Tanah Air, lalu membangun usaha usaha mikro, atau berkarier lagi di Indonesia untuk menduduki posisi-posisi yang lebih baik,” kata Mukhtarudin dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/8).

Pemerintah menargetkan Program SMK Go Global dapat memfasilitasi 500 ribu talenta Indonesia untuk bekerja ke luar negeri selama periode 2026-2029, terdiri dari 300 ribu lulusan SMK dan 200 ribu dari kategori umum.

Untuk mencapai target tersebut, KP2MI berencana untuk memberikan pelatihan dan memberangkatkan 40 ribu calon pekerja migran Indonesia (CPMI) pada 2026, 140 ribu pada 2027, 180 ribu pada 2028, dan 140 ribu pada 2029.

Untuk memastikan Program SMK Go Global berjalan secara terarah dan berkelanjutan, pihaknya menerapkan filosofi Asta Mandala SMK Go Global, yang terdiri atas Panca Sukses sebagai strategi implementasi dan Tri Dampak sebagai tujuan akhir program.

Filosofi Panca Sukses meliputi Sukses Kompetensi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia sesuai kebutuhan pasar kerja global; dan Sukses Pelindungan dengan memastikan setiap calon PMI bekerja melalui jalur yang legal, aman, dan terlindungi.

Kemudian Sukses Penempatan melalui penempatan yang berkualitas dan berbasis kebutuhan industri (demand-driven); Sukses Remitansi dengan mendorong peningkatan kesejahteraan PMI dan keluarganya sekaligus memberikan kontribusi terhadap devisa negara; serta Sukses Tata Kelola melalui penyelenggaraan program yang profesional, transparan, akuntabel, dan terintegrasi.

“Kementerian P2MI optimis bahwa SMK Go Global akan menjadi penggerak lahirnya talenta unggul, kemudian memperluas peluang kerja terampil yang aman, serta memperkuat daya saing bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” ucap Mukhtarudin.

Sementara itu, Tri Dampak yang ingin diwujudkan melalui program tersebut meliputi dampak sosial berupa meningkatnya kesempatan kerja dan kesejahteraan masyarakat; peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia yang kompeten dan profesional; serta dampak ekonomi melalui peningkatan remitansi yang berkontribusi terhadap kesejahteraan keluarga sekaligus memperkuat devisa negara.

"Asta Mandala SMK Go Global bukan sekadar kerangka penyelenggaraan program. Ini merupakan komitmen pemerintah untuk menjadikan penempatan Pekerja Migran Indonesia sebagai strategi pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang memiliki daya saing global. Inilah yang kami sebut sebagai brain circulation," ujar Mukhtarudin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Daerah
Revitalisasi 22 Sekolah di ...
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.