Kapal Tiongkok dan Filipina Bertabrakan di Scarborough Shoal
📅 Rabu, 17 Sep 2025, 02:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/Philippine Coast Guard
MANILA – Sebuah kapal Penjaga Pantai Filipina pada Selasa (16/9) telah bertabrakan dengan kapal Tiongkok dalam konfrontasi terkait sengketa wilayah di Laut Tiongkok Selatan (LTS). Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan maritim antara kedua negara.
Tabrakan antar kapal ini merupakan insiden terbaru setelah pada Rabu (10/9) pekan lalu Beijing secara sepihak mengumumkan rencana untuk menjadikan wilayah perairan Scarborough Shoal yang disengketakan sebagai cagar alam yang dilindungi untuk menjamin keanekaragaman, stabilitas, dan keberlanjutan.
Filipina dan sekutunya mengecam Tiongkok atas rencana tersebut, yang menurut mereka tidak ada hubungannya dengan promosi keanekaragaman hayati, melainkan lebih berkaitan dengan ekspansionisme.
Akibat insiden itu, baik Beijing maupun Manila saling tuduh sebagai pemicu tabrakan terbaru itu. Pihak Penjaga Pantai Tiongkok mengkonfirmasi salah satu kapalnya rusak akibat tabrakan ini.
Seorang juru bicara Penjaga Pantai Tiongkok menuduh Filipina telah secara ilegal mengerahkan 10 kapal untuk mendekati Scarborough Shoal dari berbagai arah, dan mengatakan pasukannya telah merespons dengan menggunakan meriam air.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Penjaga Pantai Tiongkok secara sah menerapkan langkah-langkah pengendalian terhadap kapal-kapal Filipina yang telah menginvasi secara ilegal perairan teritorial Tiongkok di Huangyan Dao (Scarborough Shoal),” kata juru bicara Penjaga Pantai Tiongkok, Gan Yu.
Pada Selasa malam, Penjaga Pantai Tiongkok merilis pernyataannya sendiri yang mengatakan kapal Filipina telah dengan sengaja menabrak kapal Tiongkok.
Sedangkan juru bicara Penjaga Pantai Filipina, Jay Tarriela, menyanggah tuduhan Tiongkok dengan membeberkan versi berbeda tentang peristiwa tersebut, yang didukung oleh rekaman video, dalam sebuah unggahan di platform media sosial X.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tarriela mengatakan sebuah kapal milik Dinas Pertanian dan Perikanan Filipina telah diserang dengan meriam air oleh dua kapal Penjaga Pantai Tiongkok hingga menyebabkan kerusakan dan seorang awak kapal itu mengalami luka ringan.
"Tindakan agresif Tiongkok ini berlangsung selama sekitar 29 menit, mengakibatkan kerusakan yang signifikan, termasuk telah memecahkan kaca dari jendela belakang anjungan dan kerusakan pada partisi kabin kapten serta melukai salah satu personel yang menderita luka-luka akibat terkena pecahan kaca," kata Tarriela.
“Dua kapal Tiongkok menggunakan meriam air saat mengejar BRP Datu Gumbay Piang yang sedang mengirimkan ransum ke nelayan Filipina di dekat Scarborough Shoal yang dikuasai Beijing,” imbuh dia.
Menyusul insiden itu, sebuah kapal milisi maritim Tiongkok berusaha menyerang kapal Filipina tetapi serangan itu berhasil dihalau.
Tidak ada bukti video tentang tabrakan tersebut, meskipun salah satu klip yang dibeberkan Tarriela menunjukkan sebuah kapal Filipina terlihat bagian haluannya mengarah ke haluan kapal Tiongkok di dekatnya.
Disinformasi
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!