Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hancurkan 799 Fasilitas, Kerugian Gempa Filipina Tembus 1,36 Miliar Peso

📅 Minggu, 21 Jun 2026, 20:32 WIB | Oleh:
Hancurkan 799 Fasilitas, Kerugian Gempa Filipina Tembus 1,36 Miliar Peso Doc: Istimewa

MANILA - Kerusakan infrastruktur akibat gempa magnitudo 7,8 di Filipina pada 8 Juni mencapai 1,36 miliar peso (sekitar Rp400 miliar), menurut Dewan Penanggulangan dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional (NDRRMC), Jumat (19/6).

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan laporan NDRRMC pada 17 Juni yang mencatat kerugian sebesar 1,29 miliar peso.

NDRRMC mencatat kerusakan 799 infrastruktur, termasuk di Semenanjung Zamboanga, Kawasan Davao, Soccsksargen, dan Daerah Otonomi Bangsamoro Mindanao Muslim (BARMM).

Sementara itu, jumlah rumah yang rusak di empat wilayah tersebut mencapai 61.119 unit, 13.691 unit di antaranya hancur.

Jumlah korban gempa masih dalam proses verifikasi. Tercatat ada 78 orang meninggal, 1.339 terluka, dan 32 lainnya hilang. Seluruhnya berada di Kawasan Davao dan Soccsksargen.

NDRRMC menyatakan angka-angka tersebut masih dapat berubah setelah proses validasi dan verifikasi selesai dilakukan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter
    Preview komentar:
    Program diskon kemerdekaan yang diluncurkan oleh Pertamina ini ...
  • Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
    Preview komentar:
    Semoga dapat membantu dan meringankan beban saudara kita ...
    Luar biasa pak mentan dengan kepeduliannya dan gerak ...
  • Tumbuh Kuat, BI Sebut Industri Pengolahan dan Perdagangan Jadi Penopang Ekonomi Jateng
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai ketangguhan ekonomi Jateng; ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Wujud Kepedulian Sesama, BK...
Ojol dan Aplikator Masuk Radar Pemerintah, Aturan Kemitraan Bakal Diperketat

Ojol dan Aplikator Masuk Radar Pemerintah, Aturan Kemitraan Bakal Diperketat

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.