Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wisatawan Diminta Berhati-hati, Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Empat Kali

📅 Minggu, 09 Agu 2026, 01:07 WIB | Oleh:
Wisatawan Diminta Berhati-hati, Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Empat Kali Doc: Antara foto/HO-PPG Lewotobi Laki Laki
Ket. Erupsi Gunung Lewotobi Laki Laki di Flores Timur.

KUPANG - Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur dilaporkan mengalami empat kali erupsi pada Sabtu sejak pukul 12.00 hingga 18.00 Wita dengan erupsi terakhir menghasilkan kolom abu setinggi 500 meter di puncak gunung.

Petugas Pemantau Gunung Lewotobi Laki-laki, Bramantya Aji Putra Mahendra dalam laporannya yang diterima di Kupang mengatakan erupsi terakhir terjadi pada Sabtu (8/8) pukul 17.14 Wita.

"Erupsi menghasilkan kolom abu teramati sekitar 500 meter di atas puncak atau sekitar 2.084 meter di atas permukaan laut," katanya.

Ia menyebut kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah barat daya serta barat.

Erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 44,4 milimeter dan durasi sekitar satu menit 29 detik.

Saat ini Gunung Lewotobi Laki-laki masih berstatus Level III (Siaga). Karena itu Bramantya mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki serta pengunjung dan wisatawan tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi.

Masyarakat juga diminta tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah, serta tidak mempercayai informasi atau isu yang tidak jelas sumbernya.

Selain itu, warga diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi, terutama di wilayah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.

Warga yang terdampak hujan abu diimbau menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut guna menghindari bahaya abu vulkanik terhadap sistem pernapasan.

Pemerintah daerah juga diminta terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi di Bandung.

PVMBG akan terus berkoordinasi dengan BPBD Provinsi NTT dan Satlak PB setempat untuk menyampaikan informasi perkembangan aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.